Portalarjuna.net, Lawang – Bagi sebagian orang, malam tahun baru adalah momen perayaan. Namun di mata jiwa pembisnis, pergantian tahun juga dapat menjadi peluang ekonomi. Hal inilah yang dirasakan Afifah (27), penjual cilok rumahan asal Turirejo, Lawang, yang melihat momen tahun baru sebagai kesempatan untuk mengembangkan usahanya.
Awalnya, Afifah hanya menjual cilok matang dengan sistem pre-order. Menjelang malam tahun baru, ia mendapat ide untuk menambah produk cilok frozen sebagai stok, dengan pertimbangan kemungkinan meningkatnya minat pembeli. Di luar dugaan, produk cilok frozen justru mendapat respons tinggi, hingga adonan yang disiapkan mencapai sekitar lima kilogram.
Meski usaha cilok tersebut baru berjalan sekitar satu bulan, lonjakan pesanan pada malam tahun baru membuktikan bahwa kreativitas dan kepekaan membaca momen menjadi kunci dalam berbisnis. Sebelumnya, Afifah telah menekuni berbagai usaha lain seperti agen gamis dan sembako, sebelum akhirnya merambah bisnis kuliner rumahan sebagai bentuk adaptasi terhadap peluang.
Author : Afina Salsabila Firandria















