Pasuruan, Jawa Timur
Selasa, 2 Juni 2026

Getuk Tular Angkat Citra Makanan Tradisional di Tengah Tren Kuliner Modern

Portalarjuna.net, Pasuruan – Kedai Getuk Tular hadir dengan konsep berbeda di tengah menjamurnya kafe dan warung modern. Berlokasi di kawasan sekitar Kampus Yudarta, Pasuruan, kedai ini menawarkan berbagai makanan dan minuman tradisional Nusantara dengan harga terjangkau bagi kalangan mahasiswa dan santri.

Penanggung jawab Getuk Tular, Teddy Asef Nur Rahman, mengatakan kedai ini resmi dibuka pada 14 Februari 2025 dan berfokus pada upaya membranding kuliner khas Indonesia. “Kami ingin mengangkat kembali makanan tradisional seperti cendol, cincau, angsle, dan bubur kacang hijau agar dikenal lagi di kalangan muda,” ujarnya.

Meski mengusung tema tradisional, Getuk Tular juga menyediakan minuman kekinian untuk menyesuaikan selera pasar. Salah satu menu andalannya adalah Es Jomblo, minuman berbahan cincau yang disajikan dengan susu dan krim. “Es Jomblo ini jadi menu best seller di sini, rasanya khas dan tidak ada di tempat lain,” tambah Teddy

Harga menu di Getuk Tular disesuaikan dengan kondisi ekonomi pelanggan utamanya, yaitu mahasiswa dan santri. “Kami sadar pasar kami siapa, jadi harga disesuaikan. Lebih baik untung sedikit tapi ramai pengunjung,” katanya.

Teddy menyebut waktu kunjungan terbanyak terjadi pada malam hari, terutama setiap Kamis malam, karena banyak santri mendapatkan izin keluar dari pondok. “Kalau Kamis itu paling ramai, karena santri biasanya keluar mencari tempat nongkrong,” ujarnya.

Terjadi pada malam hari, terus untuk menjaga kualitas, tim Getuk Tular rutin melakukan briefing harian dan berkomunikasi antar sesi kerja agar cita rasa dan pelayanan tetap terjaga. “Kami berusaha menjaga kebersihan, takaran, dan pelayanan agar pelanggan puas dan mau kembali lagi,” jelasnya.

Ke depan, Teddy berharap Getuk Tular bisa berkembang lebih besar dan membuka cabang baru. Ia juga mengimbau pelanggan agar menjaga kebersihan dan keamanan selama berada di area kedai. “Bangunan ini berbahan kayu, jadi kami minta pelanggan berhati-hati, terutama saat membuang puntung rokok,” pungkasnya.

Author : Qoyyimah Naufalah

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial