Portalarjuna.net, Pasuruan — Usia senja tak menghalangi semangat Mbah Mak No untuk tetap mengabdi. Perempuan berusia 97 tahun ini masih setia menjalankan rutinitasnya sebagai penjaga rumah dinas sekaligus petugas kebersihan di lingkungan Polisi Militer (PM) Subdenpom V/3-4 Pasuruan.
Setiap pagi, sebelum matahari sepenuhnya terbit, Mbah Mak No sudah memulai aktivitasnya. Sejak pukul 05.00 hingga 09.00 WIB, ia membersihkan halaman dan menyapu area sekitar kantor PM. Usai menjalankan tugas paginya, Mbah Mak No kembali ke rumah dinas yang ditempatinya, yakni rumah dinas Komandan Subdenpom V/3-4 Pasuruan, untuk melanjutkan perannya sebagai penjaga.
Di usianya yang hampir satu abad, Mbah Mak No tinggal seorang diri di rumah dinas tersebut. Anak dan cucunya kini menetap di Malang dan telah berkeluarga. Meski hidup sendiri, ia mengaku tetap bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk bekerja.
“Bekerjalah segiat mungkin,” pesan sederhana namun penuh makna yang kerap disampaikan Mbah Mak No, mencerminkan prinsip hidup yang ia pegang teguh sejak muda.
Diketahui, Mbah Mak No berasal dari Malang Selatan, tepatnya Desa Turen. Pengabdiannya di Pasuruan bukanlah waktu yang singkat. Hal itu dibenarkan oleh Hari, seorang juru parkir di kawasan Heritage Pasuruan yang sudah lama mengenal sosok Mbah Mak No.
“Beliau sudah hampir 50 tahun menempati rumah dinas dan bekerja di sini. Kami semua mengenal Mbah Mak No sebagai sosok yang rajin dan tidak pernah mengeluh,” ujar Hari.
Keteguhan dan kesederhanaan Mbah Mak No menjadi potret nyata tentang arti pengabdian dan kerja keras. Di tengah usia yang renta, ia tetap memilih untuk aktif, menjaga amanah yang telah dipercayakan kepadanya selama puluhan tahun. Sebuah teladan tentang ketulusan bekerja, tanpa banyak kata, namun penuh makna.
Author: M.Mudhofar
















