portalarjuna.net, Pasuruan, Jum’at, 29 Mei 2026 – Pondok Pesantren Ngalah memperingati hari jadinya yang ke-42 melalui acara Milad yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh para santri, alumni, pengurus pondok, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang turut memeriahkan perayaan tersebut.
Berbagai rangkaian acara diselenggarakan dalam peringatan Milad ke-42 ini, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, penampilan seni dan kreativitas santri, hingga refleksi perjalanan panjang Pondok Pesantren Ngalah dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam.
Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang acara. Para santri tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan untuk menyemarakkan peringatan hari lahir pondok yang telah berdiri selama lebih dari empat dekade tersebut.
Salah satu santri Pondok Pesantren Ngalah, Nuraini Musrifah, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perayaan Milad ke-42 tahun ini.
“Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti Milad ke-42 Pondok Pesantren Ngalah. Acara ini sangat meriah dan memberikan banyak pengalaman serta pelajaran bagi kami sebagai santri. Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan ini juga mengingatkan kami akan perjuangan para pendiri pondok dalam membangun dan mengembangkan pesantren hingga sebesar sekarang,” ungkap Nuraini Musrifah saat diwawancarai.
Menurutnya, perayaan Milad bukan sekadar peringatan hari jadi pondok, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah dan kebersamaan antarwarga pesantren.
“Yang paling berkesan bagi saya adalah ketika seluruh santri dapat berkumpul bersama dalam satu momen. Kami merasakan suasana kekeluargaan yang sangat hangat dan semakin bangga menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Ngalah,” tambahnya.
Dalam sambutannya, pihak pengasuh pondok menyampaikan rasa syukur atas usia ke-42 Pondok Pesantren Ngalah serta mengajak seluruh santri dan alumni untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan yang selama ini menjadi ciri khas pesantren.
Di akhir wawancara, Nuraini Musrifah juga menyampaikan harapannya untuk Pondok Pesantren Ngalah di masa mendatang.
“Saya berharap Pondok Pesantren Ngalah semakin maju, semakin dikenal luas, dan terus mencetak generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga Pondok Pesantren Ngalah selalu diberikan keberkahan dan terus menjadi tempat menuntut ilmu yang nyaman bagi para santri,” tuturnya.
Perayaan Milad ke-42 ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan panjang Pondok Pesantren Ngalah sekaligus memperkuat komitmen seluruh keluarga besar pesantren dalam melanjutkan perjuangan pendidikan dan dakwah demi kemajuan umat dan bangsa.
Author : Robiatul munawaroh


















