Portalarjuna.net, Malang – Kelompok KKN Mandiri 25 Universitas Yudharta Pasuruan Desa Wonorejo berpartisipasi dalam Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (SIM PHBS) yang digelar Dinas Kesehatan Kecamatan Lawang. Kegiatan berlangsung pada Selasa (30/6/2026) di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Ibu-ibu PKK, kader Posyandu, perangkat Desa Wonorejo, dan mahasiswa KKN Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan mengikuti kegiatan tersebut. Melalui sosialisasi ini, Dinas Kesehatan mendorong kader untuk memahami penggunaan SIM PHBS sekaligus memperkuat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan masyarakat.
Mahasiswa KKN Dukung Kelancaran Sosialisasi


Mahasiswa KKN Mandiri Desa Wonorejo membantu menyiapkan tempat dan mendampingi jalannya kegiatan. Selain itu, mereka ikut berkoordinasi dengan panitia agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
Selama sosialisasi berlangsung, mahasiswa juga berinteraksi dengan kader Posyandu dan ibu-ibu PKK. Dengan demikian, mereka memperoleh pengalaman baru sekaligus menambah wawasan mengenai program kesehatan berbasis masyarakat.
Ketua KKN Mandiri Desa Wonorejo, Fatchur Rohman, mengatakan bahwa mahasiswa siap mendukung setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga siap mendukung berbagai kegiatan desa. Melalui sosialisasi SIM PHBS ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujar Fatchur Rohman.
Perkuat Kolaborasi untuk Desa Sehat
Kegiatan ini menunjukkan komitmen KKN Mandiri Universitas Yudharta Pasuruan dalam mendukung program pemerintah desa. Tidak hanya menjalankan program kerja, mahasiswa juga aktif mengambil peran dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Selain mempererat hubungan dengan warga, kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, Dinas Kesehatan Kecamatan Lawang, kader Posyandu, dan PKK. Oleh karena itu, sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan PHBS secara berkelanjutan.
Author :Dimas Eko Prasetiyo
Redaktur :Aulia Dwi Maulidah
Fotography :M.Mudhofar














