Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 29 Juni 2026

Mahasiswa KKN Kelompok 16 Universitas Yudharta Pasuruan Resmi Diberangkatkan, K.H. M. Sholeh Bahruddin Bekali Pesan Kehidupan

Portalarjuna.net Pasuruan – Universitas Yudharta Pasuruan secara resmi melepas ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di berbagai wilayah, baik di dalam maupun luar negeri. Di antara peserta yang diberangkatkan, Kelompok 16 turut siap menjalankan amanah sebagai representasi kampus dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Prosesi pemberangkatan berlangsung di Aula Universitas Yudharta Pasuruan dalam suasana khidmat dan penuh semangat. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Momentum pelepasan ini semakin bermakna dengan hadirnya Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah, K.H. M Sholeh Bahruddin, yang menyampaikan sejumlah dawuh sebagai bekal moral dan spiritual bagi para mahasiswa.

Dalam tausiyahnya, K.H. M Sholeh Bahruddin membuka nasihat dengan kalimat singkat namun penuh makna, “Kudu siap sugih!” (Harus siap menjadi kaya). Menurut beliau, makna “sugih” tidak hanya dimaknai sebagai kekayaan materi, melainkan juga kekayaan ilmu pengetahuan, pengalaman, akhlak, relasi, serta kebermanfaatan bagi sesama.

Beliau kemudian mengibaratkan perjuangan meraih cita-cita sebagai upaya merobohkan sebuah gunung. Artinya, setiap impian besar hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras, kesabaran, ketekunan, dan tekad yang kuat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN diharapkan memiliki mental pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.

Selain itu, juga mengingatkan agar para mahasiswa tidak menjalani hidup sekadar mengikuti alur tanpa tujuan. Hal tersebut disampaikan melalui dawuh, “Ojok sukur urip!”, yang mengandung pesan agar setiap insan terus berusaha meningkatkan kualitas diri, memiliki visi hidup, serta senantiasa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan, “Kon lek kepingin mulyo onok dunyo, nak… Sugih! Mulyo onok dunyo yo kudu sugih.” Dawuh tersebut menegaskan bahwa kemuliaan di dunia tidak hanya ditentukan oleh harta benda, tetapi juga oleh kekayaan ilmu, akhlak, integritas, dan amal kebajikan yang dimiliki seseorang. Dengan bekal tersebut, seseorang akan memperoleh kehormatan sekaligus mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, juga menyampaikan bahwa terdapat tiga syarat untuk menjadi sugih. Beliau mengawalinya dengan kalimat, “Syarat sugih ono telu. Siji…”, yang menjadi pengantar agar mahasiswa memahami bahwa keberhasilan harus dibangun melalui prinsip-prinsip kehidupan yang benar serta dijalankan secara konsisten.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 16, dawuh tersebut menjadi motivasi untuk menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani masyarakat. Mereka diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai program pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan.

Pemberangkatan KKN Tahun 2026 bukan sekadar seremonial pelepasan mahasiswa menuju lokasi pengabdian, tetapi juga menjadi momentum penanaman nilai-nilai kehidupan. Bekal nasihat dari K.H. M Sholeh Bahruddin diharapkan mampu menjadi pedoman bagi seluruh peserta KKN, khususnya Kelompok 16, untuk senantiasa menjaga integritas, mengedepankan sikap rendah hati, serta menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Dengan semangat pengabdian dan nilai-nilai yang ditanamkan tersebut, mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan diharapkan dapat menyelesaikan seluruh rangkaian KKN dengan baik serta membawa pulang pengalaman berharga sebagai bekal menjadi insan yang profesional, berakhlak, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

 

Author: Achmad albazi

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial