Portalarjuna.net, Mojokerto – Sebagai desa yang berhasil masuk dalam lima besar pelaksana terbaik Program Pendampingan ASI Eksklusif tingkat Provinsi Jawa Timur, Desa Seloliman menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pemantapan dan penilaian program yang berlangsung di Balai Desa Seloliman pada Senin (29/06/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Mojokerto, jajaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, tenaga kesehatan, serta tim penilai dari tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sebanyak 75 kader pendamping ASI Eksklusif mengikuti proses pemantapan dan penilaian. Para kader mendapatkan penguatan mengenai peran strategis mereka dalam mendampingi ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga agar mampu memberikan ASI Eksklusif secara optimal. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Mojokerto.
Tim penilai yang hadir terdiri atas berbagai unsur terkait, termasuk perwakilan dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. Penilaian dilakukan dengan meninjau efektivitas pelaksanaan program, inovasi yang dikembangkan desa, sistem pendampingan yang diterapkan, serta keterlibatan aktif kader dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
Selain pemaparan capaian program, tim penilai juga melakukan kunjungan lapangan terhadap berbagai inovasi kesehatan yang telah dijalankan di Desa Seloliman. Di antaranya adalah keberadaan kader pendamping di setiap posyandu, pemanfaatan tanaman herbal kelor sebagai salah satu upaya peningkatan gizi masyarakat, serta optimalisasi tiga posyandu yang tersebar di setiap dusun sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Yudharta Pasuruan turut hadir dan berpartisipasi aktif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan pemantapan dan penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menyukseskan Program Pendampingan ASI Eksklusif di Desa Seloliman. Mahasiswa terlibat dalam membantu koordinasi kegiatan, dokumentasi, pendampingan kader, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ASI Eksklusif, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting. Sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat keberhasilan program sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian ASI Eksklusif.
Kegiatan pemantapan dan penilaian ini menjadi momentum penting bagi Desa Seloliman untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Capaian sebagai lima besar terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, kader kesehatan, masyarakat, dan mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan menjadi bukti bahwa pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Seloliman.
Author: ihdina fahmiati ulumudin








