Portalarjuna.net, Pandaan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Universitas Yudharta Pasuruan menunjukkan komitmen nyata dalam mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat. Mereka sukses menggelar program pendampingan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Balai Dusun Kedawung, Desa Tunggul Wulung, pada Kamis (2/7/2026).
Kegiatan Posyandu yang berkolaborasi dengan kader kesehatan desa ini menyasar kelompok rentan, mulai dari ibu hamil, ibu dengan balita, hingga kaum lansia. Di lapangan, para mahasiswa tidak sekadar memantau, melainkan terlibat aktif dalam rantai pelayanan operasional Posyandu.
Mereka membagi tugas untuk membantu proses registrasi peserta, melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, mencatat hasil pemeriksaan, hingga mendampingi pemberian vitamin. Di sela-sela kegiatan, mahasiswa juga menyisipkan penyuluhan intensif mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Koordinator KKN Kelompok 10 Universitas Yudharta Pasuruan menjelaskan bahwa keterlibatan mereka bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan dasar di tingkat dusun.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu kelancaran pelayanan Posyandu hari ini, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat secara jangka panjang mengenai pentingnya memantau tumbuh kembang anak dan menjaga kesehatan keluarga,” ujarnya.
Langkah taktis mahasiswa ini mendapat respons positif dari pihak mitra lokal. Kader Posyandu Dusun Kedawung mengapresiasi kontribusi nyata para mahasiswa yang dinilai berhasil mempercepat proses administrasi, pelayanan, hingga pendataan peserta. Kolaborasi dinamis ini dinilai sukses meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan Posyandu sekaligus mempererat kemitraan antara akademisi dan warga desa.
Melalui aksi nyata ini, KKN Kelompok 10 Universitas Yudharta Pasuruan berharap tingkat partisipasi warga Dusun Kedawung dalam memanfaatkan layanan rutin Posyandu semakin meningkat. Kesadaran kolektif untuk membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera diharapkan dapat tertanam kuat di tengah masyarakat.
Program pendampingan ini menjadi manifestasi konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Bersinergi dengan pemerintah desa, kader kesehatan, dan warga setempat, Kelompok 10 berkomitmen untuk terus menghadirkan program kerja yang berdampak positif dan berkelanjutan selama masa KKN di Desa Tunggul Wulung.
Author : Mukhamad Rofi’i















