Portalarjuna.net, Trenggalek — Dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting dan mengoptimalkan pemantauan tumbuh kembang anak, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 22 Kabupaten Trenggalek bersinergi dengan Ibu-Ibu Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar kegiatan Posyandu terintegrasi, Senin (6/7).
Kegiatan yang berpusat di Pendopo Balai Desa ini menyasar puluhan balita dan ibu menyusui di wilayah setempat. Kehadiran para mahasiswa KKN tidak hanya membantu aspek teknis, tetapi juga memberikan penyegaran dalam sistem pelayanan administrasi kesehatan.
Jalannya kegiatan berlangsung dengan protokol pelayanan yang tertib. Ibu-Ibu kader PKK yang mengenakan seragam batik merah berkolaborasi erat di meja administrasi untuk melakukan pencatatan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), pengukuran tinggi badan, serta penimbangan berat badan balita menggunakan timbangan digital modern.
Mahasiswa KKN Kelompok 22 turut ambil bagian dalam membantu validasi data, mendampingi para orang tua, serta memberikan edukasi ringan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang di pemukiman warga.
Komitmen Bersama untuk Generasi Sehat
Ketua Kader PKK setempat menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif generasi muda dalam program posyandu ini.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 22 memberikan dampak positif yang signifikan. Alur pelayanan menjadi lebih cepat, teratur, dan suasana Posyandu menjadi lebih ceria bagi anak-anak,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sebagai penutup aksi kolaboratif tersebut, seluruh jajaran kader PKK. Sesi ini menjadi simbol kuatnya komitmen dan kebersamaan lintas sektor dalam membangun pilar kesehatan dari tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 22 Trenggalek berharap kesadaran masyarakat untuk rutin membawa balitanya ke Posyandu setiap bulan dapat terus meningkat demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan bebas stunting.
Author: Zainur Rozikin












