Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 9 Juli 2026

Ubah Limbah Makanan Jadi Berkah, Mahasiswa KKN Mandiri Wonorejo Gelar Pelatihan Pupuk

Portalarjuna.net, Lawang – Kelompok Mahasiswa KKN Mandiri Wonorejo menggelar pelatihan pembuatan pupuk cair dan kompos. Program ini bertujuan mendorong pertanian berkelanjutan di desa setempat. Selain itu, kegiatan ini juga mengatasi masalah sampah rumah tangga. Acara berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026. Panitia memilih Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang sebagai lokasi pelatihan.

Petani Antusias Mengikuti Pelatihan

Seluruh anggota Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wonorejo menghadiri acara ini. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Ibu Desy Cahyaning Sulistiawati, M.P., turut mendampingi mereka. Pelatihan ini memanfaatkan limbah sisa makanan dan bahan sederhana.

Panitia menghadirkan Bapak Aniar sebagai narasumber utama. Beliau merupakan dosen program studi Agribisnis dari Universitas Yudharta Pasuruan. Kehadirannya memberikan pemahaman praktis secara menyeluruh kepada para peserta.

Bapak Aniar menjelaskan langkah mengolah sampah organik menjadi pupuk cair dan kompos. Para petani menyimak materi dengan sangat antusias. Mereka senang karena bahan-bahannya murah dan mudah didapat sehari-hari.

Inovasi Guna Menekan Biaya Produksi

Ketua KKN Mandiri Wonorejo, Fatchur Rohman, menjelaskan latar belakang program ini. Mahasiswa melihat potensi limbah domestik warga yang belum optimal. Oleh karena itu, mereka menginisiasi pelatihan tersebut.

“Kami berharap pelatihan ini memantik warga untuk beralih ke pertanian organik. Pertanian organik jauh lebih ramah lingkungan. Lewat limbah makanan, petani bisa menekan biaya produksi. Tanah pun tetap subur secara mandiri,” ujar Fatchur Rohman.

Kelembagaan tani setempat mengapresiasi tinggi program kerja mahasiswa KKN ini. Penggunaan pupuk organik menjadi jawaban tepat saat ini. Inovasi tersebut mengatasi tantangan keterbatasan pupuk subsidi.

Perwakilan Gapoktan Desa Wonorejo, Bapak Jafar, berterima kasih kepada mahasiswa dan narasumber. Beliau bersyukur atas pembagian ilmu praktis ini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi petani Wonorejo. Cara membuatnya sederhana dan bahannya ada di sekitar kita. Ini solusi nyata menghemat pengeluaran pupuk kimia. Kami berterima kasih atas kepedulian adik-adik KKN,” ungkap Bapak Jakfar.

Panitia mengakhiri acara dengan sesi praktik pembuatan pupuk. Setelah itu, seluruh peserta melakukan foto bersama. Momen ini melibatkan mahasiswa, perangkat desa, dosen pembimbing, narasumber, dan pengurus kelompok tani.

Author : M.Mudhofar
Redaktur : Aulia Dwi Maulidah
Fotography : Dimas Eko Prasetiyo

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial