Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 24 Agustus 2026

Semangat Kebersamaan dan Tradisi Unik ‘Rebutan’ Sembako Warnai Peringatan Maulid Nabi di Desa Wonorejo

Portalarjuna.net., Wonorejo — Peringatan Maulid Nabi di Desa Wonorejo bersama keluarga besar Pondok Pesantren Al-Ishlah berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Warga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Masyarakat Desa Wonorejo mengikuti kegiatan yang berlangsung setelah salat Magrib di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ishlah. Panitia membagi jamaah ke dalam dua lokasi, yakni jamaah laki-laki di musholla pondok dan jamaah perempuan di kediaman pengasuh pesantren, Kyai Shobih Asrori.

Kyai Shobih Asrori bersama keluarga besar pesantren memimpin rangkaian peringatan Maulid Nabi tersebut. Para santri dan warga Desa Wonorejo turut menghadiri kegiatan dengan antusias.

Pembacaan Diba’ hingga Pembagian Sembako

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan kitab Diba’ atau Diba’an yang diikuti jamaah dengan khusyuk. Setelah itu, panitia membagikan bingkisan yang berisi berbagai kebutuhan, mulai dari sembako, buah-buahan, hingga perabotan rumah tangga.

Pembagian bingkisan menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan warga. Panitia menerapkan mekanisme pembagian yang berbeda untuk jamaah laki-laki dan perempuan.

Di kediaman pengasuh pesantren, para ustadzah dan santri putri membagikan bingkisan kepada jamaah perempuan secara tertib. Sementara itu, jamaah laki-laki mengikuti pembagian bingkisan dengan tradisi “rebutan” yang menciptakan suasana meriah.

Warga dan santri laki-laki saling berebut bingkisan yang dibagikan panitia. Suasana tersebut diwarnai tawa dan antusiasme peserta, sehingga menjadi salah satu momen unik dalam peringatan Maulid Nabi di Desa Wonorejo.

Warga Sebut Maulid Nabi Pererat Silaturahmi

Salah satu warga, Mbak Iba, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga.

“Pesan utamanya ya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan mempererat tali silaturahmi di antara warga Wonorejo. Momen seperti inilah yang membuat semua warga dari berbagai penjuru desa bisa berkumpul bersama,” tutur Mbak Iba saat ditemui di sela-sela acara.

Menurutnya, kegiatan tahunan tersebut mampu mempertemukan warga dari berbagai wilayah di Desa Wonorejo dalam suasana kebersamaan.

Warga Gotong Royong Menyiapkan Acara

Warga bersama santri dan pengurus Pondok Pesantren Al-Ishlah juga bergotong royong menyiapkan kegiatan. Mbak Afi, salah satu warga Desa Wonorejo, menjelaskan bahwa persiapan teknis berlangsung sejak sore hari setelah salat Ashar.

Para santri dan pengurus pondok menata lokasi serta menyiapkan pengeras suara untuk mendukung kelancaran acara.

Warga sekitar dan keluarga ndalem juga memberikan sumbangan untuk menyediakan bingkisan. Sumbangan tersebut kemudian dikemas menjadi paket yang berisi sembako, buah-buahan, dan sejumlah perabotan rumah tangga.

Keterlibatan warga dan keluarga pesantren menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam peringatan Maulid Nabi di Desa Wonorejo. Tradisi tersebut sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Wonorejo tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjaga tradisi silaturahmi dan gotong royong yang telah berkembang di lingkungan masyarakat.

 

Author: Amirotus Sarifa Salma

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial