Yudharta Kampus Merah, Mengapa?

""
img_3539

Foto Anggota GMNI Yudharta

Portal Arjuna Jatim-Pasca mengikuti Pekan Sosialisai dan Orientasi Pendidikan Tinggi 2014 (Pasopati) di Universitas Yudharta Pasuruan, tak sedikit ibra pelajaran yang dapat dipetik, di Kampus Merah ini. mengapa Kampus Merah?.

Pertama,warna merah merupakan symbol keberanian, kejayaan, sebagaimana yang diungkapkan pendiri kampus, warna merah dalam bendera nasional mempunyai makna Berani. Dalam Hadis nabi berarti Kejayaan, Kampus yudharta yang baru didirikan tahun 2002 dan dilegalisir oleh Presiden RI Ke-4 tahun 2003 silam, begitu berani bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, meski berlebel swasta bukan berarti kampus ini jauh ketinggalan dengan kampus-kampus negri. Dengan jargon “The Multicultural University Yudharta” mampu mengayomi dan berani melangkah jauh menjalin relasi internasional. Sambutan Rektor Yudharta.

Kedua, Jas Almamater berwarna merah, hal ini bukan berati tanpa sebab, jas merah merupakan akronim “Jangan Lupa Sejarah”. Kata bijak Soekarno. Menjadi mahasiswa yudarta harus mempertahankan sejarah (budaya) bangsa serta berani menjadi pelopor sejarah perubahan kemaslahan umat dengan terus mengoresi tinta emas sejarah.

Ketiga, pasopati yang berlangsung sejak Ahad 07/09/2014-10/09/2014, bukanlain, tanpa adanya partisipasi besar pihak Almamater serta Republik Mahasiswa RM, imposible kegiatan tersebut sukses terlaksana. Perlu diketahui bahwa mayoritas panitia penyelengara merupakan mahasiswa senior yang guyub padu dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang mengasosiasikan MERAH sebagai power progresif organisasi. Mengapa demikian sebab Presiden Mahasiswa, Bang Asrofi merupakan Aktifis GMNI, Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Bang Aan, juga merupakan anggota GMNI, Bang Hidayatulloh selaku ketua panitia merupakan bagian keluarga besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang rangkap jabatan sebagai Wakil Presiden Mahasiswa dikampus swasta yang harus terus berkarya. Semangat Merah begitu releven dengan tema “the real agent of change” soragan merdeka tak henti-hentinya berkumandang,tergeming setiap ruang waktu oleh setiap partisipator pasopati.

Hal ini merupakan manifestasi bahwa Yudharta belia merupakan kampus yang berani dan mampu menjawab kebutuhan bangsa yang banyak tergeser arus westernisasi, globalisasi dengan menjaga keutuhan NKRI, Amar Ma’ruf Nahi Mungkar melalui pendidikan sebagai wahana agen perubahan, yang berjiwa  Rahmatan Lil a’lamin sebagai implementasi The Multicultural University. 14:49. 17/09/14

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.