Waspada Banjir, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan saat Banjir

""

Portalarjuna.net-Musim penghujan sudah tiba, ada kekhawatiran muncul misalnya jangan-jangan tahun ini banjir lagi apabila hujannya sangat deras dan berlangsung secara berturut-turut. Kata, hujan dan banjir seakan menjadi pasangan yang serasi, selalu berdampingan dan sulit untuk dipisahkan.

Saat ini, terjadinya banjir bukan hanya karena faktor alam saja, namun kerusakan lingkungan yang dibuat oleh manusia yakni membuang sampah sembarangan, pengelolaan kota yang tidak baik, resapan air yang semakin menipis menjadi faktor utama di berbagai wilayah

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Pasuruan, setidaknya ada 10 wilayah yang rawan bencana banjir di Pasuruan. Wilayah tersebut yakni Gempol, Beji, Bangil, Kraton, Pohjentrek, Rejoso, Grati, Winongan, Gondang Wetan, dan Nguling.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tips-tips yang bisa dipersiapkan sebelum banjir datang :

  1. Pantau Berita Terkini Curah Hujan

Akan lebih baik apabila Anda terus memantau berita tentang curah hujan di wilayah tempat Anda tinggal. Anda bisa mengecek berita tersebut melalui sosial media TMC Polda atau cari tahu langsung di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Tujuannya agar Anda terus waspada.

  1. Amankan Barang-barang ke Tempat Lebih Tinggi terhadap banjir.

Pindahkan barang-barang penting yang bisa dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Misal, ke atas lemari, ke atas meja makan atau jika Anda memiliki rumah berlantai dua, sebaiknya pindahkan barang berharga ke lantai dua rumah Anda. Hal ini untuk menghindari barang-barang yang Anda miliki rusak atau terbawa banjir

  1. Simpan Surat-surat Berharga dengan Aman

Jangan lupa untuk menyimpan surat-surat berharga ke tempat yang aman. Simpan sertifikat tanah, rumah, ijazah, akte, rapor dan lainnya ke dalam plastik atau tempat yang kedap air. Lalu Anda bisa simpan di bagain paling tinggi, misal di atas lemari.

  1. Mencabut Aliran Listrik

Jika Anda sudah mengetahui adanya peringatan soal air banjir semakin meninggi, Anda harus mencabut aliran listrik rumah atau menghubungi pihak yang bersangkutan atau PLN untuk mematikan aliran listrik di sekitar daerah yang terkena banjir. Tujuannya agar terhindar dari korsleting listrik yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.

  1. Simpan nomor telepon darurat

Nomor telepon khusus panggilan darurat ini harus disiapkan. Diantaranya nomor BPBD, Tim SAR, atau nomor relawan bencana lain. Kumpulkan dalam satu notes khusus, supaya bisa langsung dicek ketika terjadi banjir. (Asyrafi/11.01.20)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.