Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 26 April 2026

Cegah Phishing dan Hoaks, Ibu PKK Martopuro Purwosari Ikuti Edukasi Literasi Digital

Portalarjuna.net, Purwosari – Ratusan pesan palsu beredar setiap harinya di grup-grup WhatsApp keluarga dan tanpa disadari, ibu-ibu kerap menjadi mata rantai penyebarannya. Berangkat dari keresahan itulah, sebuah program edukasi literasi media digital digelar khusus bagi ibu-ibu anggota PKK Dusun Martopuro, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari. Kegiatan bertajuk “Jangan Langsung Klik! Panduan Ibu Bijak Mengenali Modus Penipuan Berkedok Informasi” ini hadir untuk membekali para ibu dengan kemampuan mengenali dan menangkal praktik phishing serta hoaks yang kian marak di ruang digital.

Program ini menyasar ibu-ibu PKK karena posisi mereka sebagai pusat arus informasi keluarga dari grup pengajian, arisan, hingga WhatsApp , hal ini justru kerap dimanfaatkan pelaku penipuan digital untuk menyebarkan informasi palsu secara masif.

Materi disampaikan lewat skenario nyata seperti pesan “Bantuan Pemerintah 5 Juta Rupiah – Klik Sekarang!” yang sejatinya jebakan phishing. Peserta diajak memahami mengapa hoaks mudah dipercaya melalui fenomena illusory truth effect dan echo chamber, sekaligus dibekali solusi praktis, Verifikasi 3 Langkah Ibu Bijak: Cek Sumber, Cek Tanggal, dan Cek Pembanding.

Program ini juga mengukur perubahan peserta melalui pre-test dan post-test yang hasilnya akan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat. “Anak saya pernah jadi korban dari link yang dibagikan, saya kira kalau sudah banyak yang forward berarti benar, ternyata justru itu yang berbahaya,” ungkap salah satu ibu PKK.

Program literasi digital ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya keluarga yang resilien secara digital di Dusun Martopuro. Ketika seorang ibu mampu berpikir kritis sebelum meneruskan sebuah pesan, ia tidak hanya melindungi dirinya sendiri ia menjadi benteng pertama bagi seluruh anggota keluarganya dari ancaman kejahatan siber.

Prinsip “Saring Sebelum Sharing” yang ditanamkan dalam program ini diharapkan terus hidup dan menyebar dari satu keluarga ke keluarga lain, menjadikan ibu-ibu PKK Martopuro bukan sekadar pengguna media sosial yang aktif, tetapi juga yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Literasi media adalah pertahanan utama Ibu untuk melindungi keluarga di era manipulasi digital.”


Author : Salsabilah Rachma

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial