Dua Desa di Sidoarjo Kebanjiran, Warga Tolak Jika di Relokasi

""

Gambar : http://www.detik.com


PortalArjuna.Net-Sidoarjo, Hujan deras mengguyur daerah Sidoarjo dan sekitarnya sehingga menyebabkan banjir di dua desa yakni Desa Kedungbanteng dan Banjarsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur. Akan tetapi beberapa menolak jika diadakan relokasi, dengan alasan banjir ini masih bisa ditangani.

Herman, salah satu warga RT 05 RW II Desa kedungbanteng mengungkapkan keberatan untuk meninggalkan kampung halamannya, menurutnya masalah banjir ini masih bisa dicari solusi agar dua desa ini tidak lagi direndam banjir, dan tidak harus relokasi.

“Langkah yang paling tepat pemerintah membuat waduk penampungan air, selain itu membuat sungai baru, pengganti sungai yang ditutup untuk pengeboran.” Ujar Herman dilokasi banjir, Selasa (19/1/21) dikutip dari detiknews.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh warga lain, Komari RT 03 Rw II Desa Kedungbanteng. Menurutnya sejak akhir 2019 dua desa tersebut yang awalnya kering sekarang menjadi langganan banjir, bahkan banjir surut saat hujan berhenti. Pada musim hujan Desember 2019 kedua desa tersebut terendam lebih dari 6 bulan, dan kali ini juga kampung mereka telah terendam sejak Desember 2020 kemarin.

Komari mengungkapkan bahwa pemerintah Sidoarjo sebenarnya telah ikut serta membantu rumah-rumah warga yang terendam banjir, nilainya milyaran rupiah. Dengan harapan, setelah dinaikkan rumah mereka akan terbebas dari banjir, namun meski telah dinaikkan banjir tetap saja masuk kerumah warga, karna volume banjir semakin tinggi.

“Meski begitu kami bersama dengan warga yang lain tetap merasa keberatan adanya relokasi. Yang jelas ada solusi lain selain relokasi.” Imbuh Komari warga desa setempat, sebagaimana dilansir di laman web News.detik.com.

 

(WM)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.