Liburan Akhir Pekan di Pemandian Alami Banyu Biru di Kabupaten Pasuruan

""

Gambar : Suasana Pemandian Alam Banyu Biru

PortalArjuna-Net-Pasuruan. Habiskan waktu liburan di Kabupaten Pasuruan menjadi catatan perjalanan tersendiri yang akan mereflexsikan diri untuk menghilangkan rasa kepenatan dari kesibukan sehari-hari rutinitas pekerjaan, sekolah maupun membereskan rumah. Bila kita sudah merasa jenuh, mungkin kita harus keluar rumah dan piknik bersama dengan orang-orang terdekat keluarga atau pun sahabat.

Pesona desa wisata di Kabupaten Pasuruan memang selalu menarik hati wisatawan untuk datang berkunjung, Salah satu desa wisata itu adalah Desa Sumberrejo yang lokasinya di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pemandian rakyat Banyu Biru, masih menjadi tempat favorit warga untuk berekreasi di akhir pekan.

Tempat wisata banyu biru Pasuruan ini tergolong unik, karena di dalam kolam pemandian sumber mata air bayu biru Pasuruan terdapat ratusan ikan Sengkaring yang hidup bebas. Konon ikan-ikan tersebut dianggap keramat oleh warga lokal setempat, sehingga keberadaan ikan-ikan tersebut tidak ada yang berani mengusiknya

Para pengunjung memadati kolam-kolam pemandian yang ada. Mereka berenang atau mengapung dengan pelampung, Selain mandi, pengunjung yang rata-rata datang bersama anggota keluarga juga menikmati teduhnya lokasi pemandian yang dipenuhi pohon-pohon besar dengan mengelar tikar untuk tiduran dan duduk-duduk pengunjung juga asik menikmati kopi, aneka gorengan dan jagung bakar yang disediakan puluhan pedagang di lokasi.

Ribuan pengunjung pemandian yang terkenal dengan karena airnya yang sangat jernih berwarna kebiruan dengan pohon-pohon yang besar disekitar pemandian. Selain disuguhi pemandangan alam yang cukup indah, pemandian ini juga menjadi habitat spesies ikan, yakni ikan sengkaring.

Untuk masuk ke lokasi dan menikmati sensasi berenang ini, pengunjung hanya merogoh kocek sebesar Rp 5 ribu untuk hari apapun. Jam operasional pemandian ini adalah 08.00-17.00 WIB. kolam pemandian sebanyak 4 kolam dengan kedalaman 2,5 meter, sehingga bagi yang tidak bisa berenang disarankan menggunakan pelampung pribadi atau bisa menyewa yang telah disediakan oleh pengelola pemandian. Bagi pengunjung yang tak bisa berenang disediakan kolam dangkal. Bahkan hingga saat ini belum ada kasus orang tenggelam di pemandian ini.

 

Air di dua kolamnya bersumber alami, berwarna jernih agak kebiru-biruan. Itu sebabnya dinamai ‘Banyubiru’ atau air biru dalam bahasa Jawa. Pengunjung juga bisa berenang di dua kolam buatan. Sedangkan anak-anak bisa memanfaatan sarana bermain yang disediakan. Pengunjung bisa mencapai 500 orang. Namun saat hari biasa, hanya sekitar 50-100 orang. “Hari besar seperti libur Lebaran bisa mencapai seribu pengunjung,” ujar Hariman, pengelola Banyubiru.

( NA )

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.