Fitur Baru, Pembayaran Heregristasi Mahasiswa UYP Berbasis Digital

""

PortalArjuna.Net-Pasuruan, Pembayaran Heregristasi sudah menjadi agenda rutin setiap mahasiswa diawal semester. Namun sekarang ini, Heregristasi beda dengan tahun kemarin yang awalnya heregristasi dulu baru bisa FRS tetapi sekarang sebaliknya. Pembayaran Heregristasi semester genap 2020/2021 untuk mengisi FRS sudah tidak membutuhkan izin dari BAK di awal, izin akses di BAK tetap dibutuhkan ketika proses persetujuan dan validasi FRS yang akan didapat otomatis. Pembayaran Heregristasi Mahasiswa UYP Berbasis Digital dimulai tanggal 08 Februari 2021 – 19 Februari 2021 yang telah disetujui oleh BAAK.
Heregristasi saat ini dapat dilakukan jika tanggugan pembayaran semester sebelumnya sudah terbayar/terlunasi. Tujuannya dirubahnya pembayaran dengan sistem baru ini untuk mengetahui mahasiswa antara yang aktif dan tidak aktif. FRS akan memunculkan tagihan SPP, DPP, Heregristasi atau yang lainnya. Pembayaran Heregristasi saat ini merupakan pembayaran pertama kali yang memakai sistem baru namun dilakukan secara offline dengan menyertakan kode FRS-nya untuk merecord riwayat pembayaran dengan jumlah mahasiswa dan untuk mengedukasi mahasiswa yang masih kurang faham.
Bapak Miftahul Huda selaku Ketua Badan Administrasi Keuangan (BAK) mengatakan pembayaran sistem baru ini layaknya Belanja yaitu Beli Barang dulu baru bayar dan tujuannya untuk mengetahui mahasiswa antara yang aktif dan tidak aktif dan mahasiswa yang FRS ini sudah pasti statusnya aktif terlihat giatnya.
Pembayaran saat ini lebih efektif karena mahasiswa sendiri bisa melihat apa yang belum dibayar dan yang telah dibayar. Bahkan ketika kehilangan buku pembayaran sudah tidak bukan menjadi masalah karena di menu mahasiswa sudah ada riwayatnya dan untuk kedepannya sudah tidak akan memakai KTRM dan sistem offline. Pembayaran BANK JATIM juga akan memfasiitasi 2/3 outlate di area kampus UYP terutama untuk anak pesantren. Bagi pekerja atau mahasiswa yang diluar kota bisa dibayarkan ke BANK lain. Pembayaran ini, mahasiswa harus dengan nominal yang telah ditetapkan oleh BAK yang tidak boleh lebih atau kurang dengan ini siapapun bisa menangguhkan/merekomendasi yaitu ketika sebelum dilaksanakanya UTS atau UAS dengan persyaratan yang telah diikuti.
“Pembayaran saat ini lebih efektif karena mahasiswa sendiri bisa melihat berapa yang belum dibayar dan apa aja yang telah dibayar, kedepannya sudah tidak menggunakan KTRM atau sistem online selain itu Pembayaran BANK JATIM juga akan memfasiitasi 2/3 outlate di area kampus UYP terutama untuk anak pesantren” tuturnya.
Pembayaran UTS, UAS, SPP, DPP dll selanjutnya bisa melalui virtual account yang terintegrasi dengan BANK JATIM atau BANK lain. Pembayaran ini dapat terakses otomatis di waktu itu juga, sangat beda dari tahun kemaren transfer harus konfirmasi lewat googlefrom jika tidak konfirmasi maka tidak akan terakses. Dan Di BAK akan dikhususkan untuk pembayaran mahasiswa semester akhir.
“Pembayaran sistem baru ini bekerjasama dengan pihak ke 3 yang sementara ini yaitu BANK JATIM. Pembayaran akan terakses otomatis saat itu juga tanpa konfirmasi seperti tahu kemaren” Ujarnya.
Inovasi perubahan sistem pembayaran ini dibentuk oleh pengurus BAK sendiri dan banyak refrensi dari Universitas Lain yang dimana pembayaran pemasukan pengeluaran tersinkron jadi satu yang berakhir di akutansi hingga sampai neraca laba rugi.
“Inovasi perubahan sistem pembayaran ini dibentuk oleh pengurus BAK sendiri dan banyak refrensi dari Universitas Lain yang dibekerja sama oleh TIM IT” ungkapnya.

 

(Silviya)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.