Keluhan Pedagang Pasar Senggol “Turunnya Omset Karena Pandemi Corona”

""

Gambar : Duasan Pasar Senggol Ponpes Ngalah Saat Pandemi

PortalArjuna.Net-Purwosari, Pedagang pasar menjadi salah satu pekerjaan yang terdampak oleh wabah pandemi covid 19. Rata rata omset harian para pedagang tersebut turun lebih dari dari 50 persen. Termasuk para pedagang pasa senggol di Pondok Pesantren Ngalah, beberapa pedagang mengaku penghasilan turun saat ditemui pada, Senin (08/02/2021).

Salah satu pedagang nasi ayam goreng di pasar sengol, Andi. Mengaku penjualannya menurun dalam seminggu terakhir. Menurutnya, kedatangan pengunjung ke pasar juga semakin berkurang sejak diberlakukannya dari imbauan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga imbauan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Andi mengatakan, pengunjung yang membeli ke stannya sudah turun kurang lebih 50 persen dalam seminggu. “Pengunjung menurun, Kurang lebih 50 persen lah dalam seminngu terakhir, biasanya yang datang 30 per hari, sekarang kira-kira 15 an orang saja” Tuturnya.

Otomatis minimnya ayam potong yang terjual ini membuat penghasilannya menurun dratis. Sebelum wabah covid 19 menyerbu, pedagang nasi ayam bakar yang sudah berjualan selama satu tahun akhir pekan ini meraup omset Rp 400 ribu, kini hanya berkisar Rp 150 hingga Rp 100 ribu.

Menurutnya dampak turunnya grafik penjualan ini dipicu efek pandemi covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020, membuat usahanya terus mengalami keterperukan hingga kadang membuatnya menombok.

“Kadang-kadang kita pulang nombok, gak ada hasil. Kalau bergini terus bisa gak jualan lagi” Imbuhnya Andi.

( SA )

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.