Harumkan Bangsa Indonesia, Pelajar MA Unggulan Singa Putih Raih Dua Gold Medal dalam Ajang Kompetisi Riset Internasional

""

Portalarjuna.net- Prigen, 22 Mei 2021 MA Unggulan Singa Putih kembali menggemparkan dunia intelektual dengan keberhasilannya meraih medali emas yang kedua kalinya dalam ajang penelitian tingkat International. Penelitian berjudul “Synthesis of Betacyanins Fiber Sandwich Material Based on Hyloceraus Polyrhizus for Anti Cancer Hijab: in Vivo Case Study” yang dilakukan oleh ananda Muhammad Alief Dhafa Wahyudi (18) dan Akmalul Umam (16) berhasil meraih medali Emas dalam ajang European Exhibition Of Creativity and Innovation (Euroinvent) yang diselenggarakan di Negara Romania Eropa.

Penelitian yang dilakukan selama hampir 6 bulan ini tidak hanya mengharumkan nama almamater MA Unggulan Singa Putih yang terletak di Dusun Sentong Desa Lumbangrejo Kec. Prigen Kab. Pasuruan, namun juga mengharumkan nama bangsa Indonesia di bumi Eropa khususnya Romania. Sebelumnya, di bawah naungan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) penelitian ini juga telah meraih gold medal dalam kegiatan serupa yang digelar di Asia (Malaysia) melalui ajang Asian Young Innovation Award (22-26 Maret 2021).

Euroinvent merupakan ajang pameran kreativitas dan inovasi yang berfungsi sebagai platform untuk pertukaran informasi dan transfer teknologi untuk memfasilitasi penemu individu, peneliti, dan perusahaan dalam usaha mematenkan dan mengkomersialkan penemuan mereka.

Kompetisi digelar secara online akibat pandemi covid 19. Final Judging dilaksanakan di Romania Eropa sejak tanggal 5 hingga 19 Mei 2021. Peserta dari MA Unggulan Singa Putih melaksanakan  presentasi power poin di gedung MA Unggulan Singa Putih pada tanggal 8 Mei 2021 dengan durasi presentasi 10 menit di dampingi pembimbing dan tim. Masing masing peserta melakukan presentasi dengan penggunaan bahasa Inggris yang lancar dan mendapatkan pujian dari Komentator/juri. Pengumuman hasil dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2021 secara daring. Penyerahan Medali dan sertifikat dikirimkan melalui jasa ekspedisi lintas negara.

Juri lomba mengatakan bahwa paper dan presentasi yang dibawakan sangat bagus, sangat saintifik didukung dengan metode eksperimen laboratorium dan komputasi yang maju serta kemampuan analisis yang mendukung untuk peserta dengan usia yang masih muda.

Inovasi yang diusung oleh MA Unggulan Singa Putih bertajuk Hijab Anti Kanker dengan judul paper “Synthesis of Betacyanins Fiber Sandwich Material Based on Hyloceraus Polyrhizus for Anti Cancer Hijab: in Vivo Case Study”. Hijab tersebut berbahan katun dengan menggunakan pewarnaan alami ekstrak buah naga dan telah melalui beragam uji laboratorium.

  1. Uji absorbansi dan segmentasi di lab. MA Unggulan Singa Putih (Satu-satunya madrasah swasta penyelenggara riset di Kab. Pasuruan berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tahun 2020 dari Kementerian Agama RI).
  2. Uji Spektroskopi UV Vis dan FTIR di lab. Universitas Brawijaya,
  3. Uji SEM EDS di lab. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Tanggerang Selatan.

Perlombaan ajang Internasional ini diikuti oleh berbagai peserta yang berasal dari 31 Negara dengan jumlah mencapai lebih dari 600 inovasi. 31 negara tersebut diantaranya : Australia, Bulgaria, Kamboja, Canada, China, Croatia, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Japan, Jordan, Korea, Lebanon, Macau, Macedonia, Malaysia, Maroko, Moklova, Filipina, Poland, Qatar, Rusia, Singapura, Sudan, Taiwan, Thailand, Turki, Ukraina, Amerika, Vietnam. Sebuah inspirasi yang membanggakan bagi kita semua, Selamat kepada MA Unggulan Singa Putih.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.