Ratusan Juta Data Pengguna BPJS Kesehatan Bocor, Kominfo:Yang Bertanggungjawab Adalah Pengelolah Situs

""

PortalArjuna.Net-Pasuruan, Akhir-akhir ini marak kebocoran data pengguna di internet. Bahkan diduga 279 juta data penduduk Indonesia bocor dari BPJS. Beberapa waktu lalu, staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), Henry Subiakto mengatakan banyaknya kebocoran data pengguna dan dijual forum jual beli merupakan tanggung jawab dari penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) atau pengelola situs.

Adapun data yang dijual berisi nomor kartu (noka), NIK, nomor ponsel, e-mail, alamat dan gaji, dan data-data tersebut juga termasuk data penduduk yang sudah meninggal dunia

Direksi BPJS Kesehatan di panggil oleh KOMINFO, pemanggilan tersebut sesuai peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 dan juga di dasarkan pada peraturan Menkominfo No. 20 Tahun 2016 tentang perlindungan data pribadi dalam system elektronik.

“Jadi kalau ada kebocoran data atau hack itu yang bertanggungjawab yang sangat sering ditanya adanya kominfo. Kalau di dalam undang-undang itu yang bertanggungjawab adalah PSE,” Ujar henry secara virtual, yang dikutip dari CNN Indonesia hari Jum’at, 11 Juni 2021.

“Tanggung jawab PSE itu”, kata Henry, yang mengacu pada undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 15.

Menyusul kebocoran data terbaru, Kementerian Kominfo meminta agar seluruh penyedia platform digital dan pengelola data pribadi, untuk semakin meningkatkan upaya menjaga keamanan data pribadi yang dikelola.

Kominfo berpesan agar pengguna secara berkala memperbarui password pada akun-akun elektronik yang dimiliki, dan memastikan sistem keamanan perangkat yang digunakan selalu up to date.

 

(MM)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.