Lolos Pendanaan Dikti, Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan Lakukan Penelitian Pengurangan Stigma dan Diskriminasi Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

""

PortalArjuna.net – Pasuruan, Pemberian stigma dan diskriminasi pada penyitas Covid-19 saat ini masih marak terjadi, tak terkecuali di Kabupaten Pasuruan. Melihat kondisi seperti ini, Tim PKM-RSH yang di ketuai oleh Sholeh Bahrudin beserta anggotanya Misbakhul Munir, Siti Aisyatur Rohmah, Ima Nur Saidah dan Alifiyah Nurrochmani, melakukan penelitian terhadap beberapa tokoh agama di Kabupaten Pasuruan.

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan model komunikasi yang strategis dari beberapa tokoh agama yang nantinya digunakan untuk mengurangi stigma dan diskriminasi Covid-19 di Pasuruan. Tokoh agama dipilih karena memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, banyak masyarakat yang lebih percaya pada tokoh agama daripada kepada pemerintah.

Menggunakan acuan teori opinion leader dari Paul Lazarsfield, tim PKM-RSH melakukan penelitian pertama pada Tokoh Agama Konghucu dan Budha di Klenteng TITD Tjoe, Tik Kiong, Pasuruan (26/06/21), dilanjut dengan penelitian kedua pada Tokoh Agama Kristen di Gereja GKJW Pandaan (27/06/21), dan penelitian terakhir pada Tokoh Agama Islam di LP. Maarif Yayasan Al-Ikhlas Andonosari, Tutur (30/06/21).

Pendeta Bram, seorang tokoh agama kristen menjelaskan bahwa kurang adanya sosialisasi dari pemerintah kepada tokoh agama terhadap stigma dan diskriminasi Covid-19.

“Seharusnya tokoh agama dulu dikumpulkan, diberi pengetahuan bahwa virus ini (Covid-19) begini begini. Sehingga tokoh agama ini punya pengetahuan tentang virus ini, karena mereka itu nantinya akan menyampaikan pada umat bahwa virus ini loh seperti ini dan mereka punya caranya seperti apa yang pas, seperti itu”. Tuturnya.

Penelitian ini diharapkan nantinya mampu mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penyitas Covid-19 yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.