Badung Bali Smart Heritage Market Dengan Beragam Keunikannya

""

PortalArjuna.Net – Pasar adalah salah satu tempat terjadinya pertemuan antara pedagang dan pembeli untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli, baik jual beli berupa barang maupun jasa. Tak terkecuali kehidupan masyarakat di Bali, mereka juga tidak terlepas dengan kegiatan di pasar.

Seperti yang kita ketahui, pasar menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan sekaligus berfungsi sebagai ajang pertukaran budaya. Seperti halnya di ‘Badung Bali Smart Heritage Market’ atau biasa dikenal dengan Pasar Badung. Pasar yang terletak di Jalan Gajah Mada, Pemecutan, Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, Bali ini merupakan salah satu pasar yang telah menjelma menjadi tempat pertukaran sosial antara penduduk lokal dan pendatang.

Konsep digitalisasi dan smart heritage yang melekat di pasar ini memudahkan interaksi antara penjual dan pembeli. Inilah yang membuat pasar ini menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Sehingga Pasar Badung terkenal menjadi salah satu objek wisata City Tour di Kawasan Heritage Gajah Mada.

Berbeda dari pasar pada umumnya, Pasar Badung beroperasional pada pagi sampai malam selama 24 jam. Menurut Irfan, salah satu pemilik warung Lalapan Ayam Bebek mengatakan bahwa Pasar Badung memang selalu ramai.

“Pasar Badung tidak pernah tutup, karena ya memang buka 24 jam. Jadi, setelah tutup warung pada jam 02.30 WITA, saya langsung berberes dan setelah itu berangkat ke pasar untuk membeli persediaan bahan dagangan. Pada jam segitu saja pasar sudah ramai,” tuturnya (10/05/2022).

Komoditas yang ditawarkan di Pasar Badung antara lain, sayur-mayur, daging, sarana upacara agama (janur, bunga, buah), dan kuliner.

Keunikan lain dari Pasar Badung adalah adanya keberadaan ‘Tukang Suun’. Tukang Suun adalah orang-orang yang membantu membawakan barang belanjaan dari pembeli. Barang yang mereka bawa dimasukkan kedalam keranjang bambu kemudian diletakkan di atas kepala. Dari hasil pekerjaannya tersebut, para Tukang Suun akan mendapatkan upah sekitas Rp.5.000,- sampai Rp. 10.000,- dari setiap pembeli yang dibantunya.

Di mata penduduk lokal dan turis, pasar tradisional seperti Pasar Badung lebih menarik. Hal ini dikarenakan tidak hanya murah, tetapi juga memungkinkan kita untuk sepenuhnya merasakan suasana Bali. Bahkan pasar tradisional di Bali tidak luput sebagai tujuan wisata bagi wisatawan untuk membeli oleh-oleh tradisional dan kebutuhan sehari-hari.
(Puji)

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.