Portalarjuna.net — Teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin populer dan menjadi tren di tahun 2024. Hal ini berdampak pada dunia kerja, di mana lowongan pekerjaan yang membutuhkan keahlian AI diprediksi akan meningkat di tahun 2025. Platform lowongan kerja Indeed menyebutkan bahwa industri teknologi informasi (IT) yang sempat mengalami kesulitan, diprediksi akan pulih dan membuka banyak lowongan kerja terkait AI.
“Di industri teknologi dan informasi (IT) yang beberapa tahun belakangan justru minim perekrutan dan banyak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, diprediksi akan mengalami pemulihan,” ujar Hannah Calhoon, VP AI di Indeed. (TeknoKompas, 26/12/2024).
Tidak hanya di industri IT, perusahaan non-IT juga akan membutuhkan orang yang bisa mengimplementasikan AI dalam bisnis mereka. Mereka cenderung mencari orang yang sudah memahami AI dan bisa membantu menentukan instrumen AI yang tepat untuk bisnis mereka.
“Yang akan mereka cari adalah orang dengan pemahaman ekosistem itu (AI) dan bisa membantu mereka menerapkan tools AI ke dalam bisnis,” jelas Calhoon. (TeknoKompas, 26/12/2024).
Beberapa skill AI yang paling dibutuhkan saat ini adalah natural-language processing, predictive modelling, dan komunikasi. Skill-skill ini dibutuhkan di berbagai industri. Generative AI juga menjadi tren, dan kemampuan dasar untuk menggunakan platform AI diprediksi akan semakin dibutuhkan di masa depan.
“Mungkin tidak tahun depan, tetapi bisa tiga atau empat tahun dari sekarang, dalam banyak peran, orang-orang yang memiliki keterampilan dasar untuk menggunakan beberapa platform AI ini, akan memiliki harapan,” jelasnya. (TeknoKompas, 26%12/2024).
Perusahaan kecil juga mulai mengadopsi AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Hal ini akan mendorong kebutuhan akan pemimpin bisnis yang ahli dalam AI. Meskipun AI dapat meringankan beban kerja manusia, teknologi ini juga diprediksi akan menciptakan jenis pekerjaan baru yang berkaitan dengan AI.
“Saya pikir, pada dasarnya, AI akan menciptakan pekerjaan seperti halnya kemajuan teknologi lainnya,” kata Nicole Kyle, yang meneliti prediksi pekerjaan di masa depan. (TeknoKompas, 26/12/2024)
Sumber : Tekno.kompas.com
Author : Mirza Azimah Zulfaaniah








