Portalarjuna.net, Pasuruan – Desa Karang Jati melaksanakan studi banding ke Desa Penglipuran, Bali, pada 15 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan menggali praktik baik yang dapat diterapkan di desa mereka, khususnya dalam hal kebersihan dan pengelolaan desa.
Studi banding ini diikuti oleh Lurah Desa Karang Jati, anggota BPD, Sekdes, bidan desa, Babinsa, dan LPM. Rombongan mengunjungi jalan utama Desa Penglipuran yang terkenal dengan deretan gapura dan rumah tradisional yang tertata rapi. Lokasi ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sering viral di media sosial sebagai destinasi wisata budaya.
“Desa Penglipuran dipilih karena desanya bersih, rapi, dan memiliki tata kelola yang baik. Kami ingin belajar bagaimana menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan tradisi yang tetap relevan dengan kemajuan zaman,” ujar Anang, anggota BPD Desa Karang Jati.
Menurut Anang, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari studi banding ini. Salah satu yang paling menonjol adalah keteguhan masyarakat Penglipuran dalam menjaga adat dan budaya mereka. “Kita akan terapkan secara bertahap. Apa yang baik dan sesuai dengan kondisi di desa kita akan dicoba untuk dikembangkan,” tambahnya.
Selain kebersihan dan kerapihan, studi banding ini juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan desa. “Kami melihat keterlibatan semua warga dalam menjaga kebersihan, dan itu yang ingin kita tiru di Desa Karang Jati,” kata Anang.
Dengan adanya studi banding ini, diharapkan Desa Karang Jati dapat menerapkan beberapa inovasi dan praktik baik yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Author: Maghfiratul Laili F.S










