Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Hujan Lebat Sebabkan Banjir di Kecamatan Rejoso, Warga Terdampak

Portalarjuna.net, Pasuruan – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, sejak Selasa malam (19/12/24) menyebabkan banjir yang merendam puluhan rumah warga. Tingginya intensitas hujan membuat air meluap dari saluran drainase dan sungai kecil di wilayah tersebut. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, dan beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kecamatan Rejoso ini membuat warga harus berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air bervariasi mulai dari 30 cm hingga 1 meter di beberapa titik. Salah satu area yang terdampak parah adalah Desa Kedungbako, tempat aliran sungai meluap akibat tidak mampu menampung debit air hujan.

Syarifatul, salah satu warga setempat, mengungkapkan kondisi yang terjadi di desanya. “Air mulai masuk ke rumah kami sekitar jam 2 pagi. Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang karena aliran air cukup deras. Sampai sekarang, sebagian barang masih terendam,” ujarnya saat ditemui di lokasi pengungsian sementara. (22/12/2024).

Syarifatul juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi banjir yang sering terjadi di wilayah ini. “Setiap kali hujan deras, kami selalu cemas. Saluran air di sini kecil dan tidak bisa menampung air dalam jumlah besar,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, air bersih, dan selimut untuk warga terdampak. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Supriyadi, menyatakan bahwa tim terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani dampak banjir.

Banjir di Kecamatan Rejoso menjadi pengingat pentingnya pembenahan infrastruktur saluran air dan pengelolaan lingkungan untuk mengantisipasi banjir di musim hujan. Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Hingga berita ini ditulis, genangan air di beberapa titik masih belum surut sepenuhnya

Author  : Eva Adelia Fransisca

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial