Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Kontroversi Pameran Yos Suprapto: Lukisan Vulgar Picu Kritik dari Menteri Kebudayaan

Portalarjuna.net, Pasuruan – Pameran seni yang menampilkan karya seniman Yos Suprapto menuai kontroversi setelah lima dari 30 lukisan yang dipamerkan dianggap vulgar dan berpotensi menyinggung nilai budaya. Kritik keras datang dari Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang menyoroti salah satu lukisan bergambar adegan telanjang bersenggama dengan elemen budaya, seperti topi khas raja Jawa.

“Ini mencederai nilai budaya kita. Karya seperti ini tidak pantas dipamerkan tanpa kurasi yang ketat,” ujar Fadli Zon dalam pernyataannya. Ia juga mempertanyakan ketiadaan kurator setelah Suwarno Wisetromo, kurator awal pameran, mundur dari tugasnya. Menurutnya, tema awal pameran yang mengusung “kedaulatan pangan” telah tergeser oleh lukisan-lukisan yang diduga dipasang sepihak oleh sang seniman.

Galeri Nasional Indonesia turut menanggapi bahwa karya-karya tersebut tidak sesuai dengan tema yang telah disepakati sebelumnya. Fadli Zon menegaskan, pameran ini tidak bisa dilanjutkan tanpa adanya kurator yang bertanggung jawab atas isi pameran. Ia bahkan mencurigai adanya motif politik di balik kontroversi ini.

Pameran ini memicu perdebatan sengit di media sosial, terutama setelah sebuah video yang diunggah akun TikTok @daoez19a tiga hari lalu menjadi viral. Video itu telah menarik perhatian luas, dengan 679 komentar dari warganet yang sebagian besar membahas keabsahan seni dalam konteks budaya dan moral.

Hingga kini, pihak Yos Suprapto belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik tersebut. Kontroversi ini menjadi pengingat akan pentingnya keseimbangan antara kebebasan berkarya dan tanggung jawab budaya dalam seni.

Author : Isy Sabela Mardliyah

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial