Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Mahasiswa Unej Lompat dari Lantai 8, Kampus Perkuat Layanan Konseling

Portalarjuna.net, Pasuruan – Seorang mahasiswa Universitas Jember (Unej) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Danang Rizky Yopi Nurcahya (19), ditemukan tewas setelah melompat dari lantai 8 Gedung C-RiSSH kampus tersebut pada Senin (23/12/24) petang, sekitar pukul 17.51 WIB.

Mahasiswa program studi Sosiologi angkatan 2023 itu diduga menghadapi masalah pribadi yang memicu tindakan nekat tersebut. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej, Fendi Setyawan, menyatakan bahwa korban memiliki catatan akademik yang cukup baik dengan Indeks Prestasi (IP) terakhir 3,3.

“Korban sebenarnya cukup cerdas dan mampu mengikuti perkuliahan dengan baik. Namun, dari informasi keluarga, ada riwayat psikologis yang mungkin menjadi penyebab utama,” ujar Fendi, Rabu (25/12/24).

Fendi juga mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah kuliah di sebuah kampus Islam di Malang sebelum memutuskan pindah ke Unej. Namun, tidak dijelaskan lebih rinci alasan korban tidak kuat melanjutkan kuliah di kampus sebelumnya.

Menurut rekaman CCTV, korban naik lift sendirian ke lantai 8 dan meninggalkan tasnya sebelum melompat. Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat patah leher, tangan, dan tulang panggul setelah jatuh dengan posisi vertikal.

Pihak keluarga telah membawa jenazah ke Tulungagung untuk dimakamkan. “Kami turut berduka cita mendalam dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” tambah Fendi.

Menyusul tragedi ini, Unej berkomitmen memperkuat layanan konseling bagi mahasiswa. “Kami akan lebih giat menyosialisasikan Pusat Layanan Konseling dan Disabilitas kepada mahasiswa,” jelas Fendi.

Ia juga menekankan pentingnya peran dosen wali untuk lebih peka terhadap kondisi mahasiswa. Selain itu, Unej telah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan sehat.

Fendi berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh civitas akademika untuk lebih peduli terhadap sesama. “Kami ingin memastikan setiap mahasiswa merasa aman dan memiliki akses untuk mendapatkan bantuan ketika menghadapi kesulitan,” pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

Author : Qoyyimah Naufalah

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial