Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Master Bagasi: Aplikasi Cross-Border E-Commerce untuk UMKM Indonesia Go Global

Portalarjuna.net, Pasuruan– Aplikasi e-commerce lintas batas, Master Bagasi, berkomitmen membantu produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia menembus pasar internasional. Uniknya, platform ini menggandeng diaspora Indonesia di berbagai penjuru dunia sebagai bagian dari ekosistem bisnis mereka.

Founder & CEO Master Bagasi, Amir Hamzah, menyebutkan bahwa diaspora Indonesia yang berjumlah lebih dari 12 ribu orang memiliki peran penting dalam mendukung promosi produk-produk lokal khas Nusantara ke pasar global.

“Para diaspora adalah ujung tombak ekosistem kami, yang memiliki kecintaan terhadap produk Indonesia. Ini menjadi keunggulan kompetitif kami dalam mengangkat nama Indonesia di dunia internasional,” ujar Amir Hamzah, seperti dikutip dari detik.com.

Hal senada disampaikan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Polandia, Muhammad Rizki, saat menyambut tim Master Bagasi di Polandia. Menurut Rizki, inovasi ini sejalan dengan misi membawa “Gelombang Nusantara” (Nusantara Wave) ke dunia internasional.

“Kami bangga atas langkah besar anak muda Indonesia melalui Master Bagasi. Kehadiran aplikasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan memperkenalkan produk khas Indonesia ke panggung global,” kata Rizki, dalam keterangan tertulis yang dikutip dari detik.com.

Teknologi dan Jaringan Diaspora Mendukung UMKM Mendunia

Hingga saat ini, aplikasi Master Bagasi yang tersedia di Play Store dan App Store telah diunduh lebih dari 30 ribu kali. Dari total pengunduh, lebih dari 50% adalah pengguna aktif yang rutin menggunakan aplikasi untuk memesan produk unggulan dari ribuan merek lokal Indonesia. Aplikasi ini telah melayani pengiriman ke lebih dari 100 negara di dunia.

Amir Hamzah menambahkan, Master Bagasi juga mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 sebagai negara berpendapatan tinggi melalui gerakan “Nusantara Wave.” Salah satu program andalan mereka, Bentala Project, dirancang untuk memperkuat kehadiran produk khas Nusantara di pasar internasional dengan memadukan promosi digital dan interaksi langsung melalui jaringan diaspora.

“Bentala Project adalah strategi unik untuk membawa produk khas Nusantara mendunia. Dengan memanfaatkan jaringan diaspora sebagai ‘Duta Produk Indonesia,’ kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke masyarakat global,” ungkap Amir, sebagaimana dikutip dari detik.com.

Sejak didirikan pada 2021, Master Bagasi terus memperkuat infrastruktur digitalnya melalui Master Bagasi Super App. Platform ini menawarkan kemudahan dalam transaksi lintas batas, sekaligus menjadi jembatan antara UMKM Indonesia dan pasar global.

Dengan kolaborasi erat bersama diaspora dan dukungan teknologi mutakhir, Master Bagasi optimistis membawa produk lokal Indonesia menjadi bagian dari pasar global yang kompetitif.

Author: M.Panji Gemilang

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial