Portalarjna.net, Pasuruan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprediksi jumlah sampah yang dihasilkan saat malam pergantian tahun baru 2025 akan mencapai 150 ton. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa, terutama karena tingginya aktivitas masyarakat di ruang publik selama perayaan tahun baru.
Dilansir dari Liputan6.com, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan strategi untuk mengelola lonjakan volume sampah tersebut. “Kami akan menyiapkan personel tambahan untuk memastikan sampah yang dihasilkan pada malam tahun baru dapat diangkut dengan cepat dan efisien,” ujar perwakilan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Penumpukan sampah diperkirakan akan terjadi di beberapa titik keramaian, seperti Monas, Bundaran HI, dan kawasan Ancol, yang menjadi pusat perayaan malam tahun baru. Untuk mengantisipasi hal ini, Pemprov DKI telah menyiapkan sekitar 3.000 petugas kebersihan yang akan bekerja sejak malam hingga pagi hari.
Selain itu, Pemprov DKI juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai selama perayaan malam tahun baru. “Kami berharap masyarakat bisa ikut berkontribusi dengan membawa tempat makan dan minum sendiri atau membuang sampah pada tempatnya,” tambah perwakilan tersebut.
Upaya pengelolaan sampah ini menjadi salah satu bagian penting dari komitmen Pemprov DKI untuk menjaga kebersihan kota dan menciptakan perayaan tahun baru yang ramah lingkungan. Pemerintah berharap kerja sama dari masyarakat dapat membantu mengurangi beban lingkungan akibat sampah yang dihasilkan selama momen pergantian tahun.
Melalui langkah-langkah ini, Jakarta berupaya tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi warganya, meskipun di tengah tingginya euforia perayaan tahun baru.
Author: Hikmah Cahyo S.










