Pasuruan, Jawa Timur
Kamis, 30 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis: BGN Bantah Mandat Ormas, Bappenas Ungkap Potensi Ekonomi, BRI Siap Dukung

Portalarjuna.net, Kamis (26/12/2024) — Dilansir dari liputan6.com, Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas membantah memberikan mandat kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk menjalankan program makan siang bergizi gratis (MBG). Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Kombes Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan, menyatakan bahwa BGN tidak pernah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepada ormas mana pun terkait program MBG.

“Kami tidak akan tinggal diam. Tindakan hukum diperlukan, agar tidak ada lagi pihak yang berani menyalahgunakan nama institusi resmi seperti ini,” tegas Lalu Iwan.

BGN juga mengingatkan masyarakat untuk waspada dan memverifikasi informasi yang mengatasnamakan institusi pemerintah.

“Kami sangat berharap masyarakat lebih kritis. Jangan mudah percaya pada klaim sepihak yang memanfaatkan nama besar lembaga resmi,” pesan Lalu Iwan.

Potensi Ekonomi MBG:

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat program MBG berpotensi menjangkau 82 juta orang dalam 5 tahun ke depan. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan 48.000 dapur atau unit layanan untuk menyediakan makanan bergizi.

“Pada program MBG ini dibutuhkan saat ini, dan identifikasi setelah lengkap exercise adalah dibutuhkan sekitar 48 ribu dapur atau unit layanan untuk menyediakan makanan bergizi bagi total 82 juta jiwa dalam 5 tahun,” ujar Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Bappenas, Rd Siliwanti.

Bappenas melihat program MBG sebagai pengungkit ekonomi nasional karena melibatkan rantai pasok yang besar, mulai dari petani, nelayan, hingga industri kecil menengah (IKM).

“Oleh karena itu program MBG ini berpotensi menjadi salah satu pengungkit perekonomian nasional dengan menciptakan rantai pasok makanan yang besar,” ujar Siliwanti.

“Mulai dari petani, peternak, nelayan, hingga IKM, sehingga sektor ketenagakerjaan juga akan terdampak positif,” imbuh Siliwanti.

Peran BRI:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendapat apresiasi atas komitmennya dalam mendukung program MBG. Pengamat Komunikasi Korporasi Fatimah Ibtisam menilai langkah cepat BRI mendukung program makan bergizi gratis membuktikan status perusahaan negara ini sebagai salah satu yang terbesar.

“Kita tahu bersama sumbangsih BRI yang mencatat Rp 25,7 triliun yang merupakan sumbangsih dividen terbesar BUMN bagi negara. Sumbangsih dalam pelayanan juga sangat besar terlihat dari dukungan BRI pada program penting pemerintah, seperti kredit untuk rakyat serta pembiayaan bagi UMKM penyelenggara makan bergizi gratis,” ujar Fatimah.

Pengamat ekonomi Toto Pranoto menilai langkah BRI sudah sejalan dengan peran mereka sebagai holding ultra mikro.

“Ini respons yang seharusnya oleh BRI, sebagai holding ultra mikro, untuk membantu pemberdayaan pengusaha mikro/kecil,” ujar Toto.

Toto menekankan bahwa komitmen BRI bukan hanya sebatas memberikan modal usaha, tetapi juga harus menyentuh aspek teknis lainnya, seperti pelatihan kewirausahaan.

“BRI bisa ambil inisiatif untuk mempromosikan pendaftaran mitra usaha mikro/kecil, dengan syarat yang ditetapkan, untuk akses pembiayaan modal kerja,” ujarnya.

Sumber : liputan6.com

Author : Mirza Azimah Zulfaaniah

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial