Portalarjuna.net Malang–PT Sinar Armada Globalindo (SAG) menggandeng PT Piala Mas Industri (Piala Mas) untuk memproduksi bus listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditargetkan memenuhi standar pada 2025. Kerja sama ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2024 yang mensyaratkan minimal 20% TKDN pada bus listrik.
Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis SAG, Andre Jodjana, menyebutkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah mendukung pengembangan transportasi publik ramah lingkungan sekaligus memenuhi regulasi pemerintah. “Kemitraan ini menjadi komitmen kami untuk mendorong transportasi rendah emisi dan mendukung ekonomi nasional,” kata Andre, Sabtu (19/12/2024). Di kutip dari detikjatim.
Andre berharap, kerja sama ini dapat mempercepat transfer teknologi kepada tenaga kerja lokal sehingga mampu meningkatkan kualitas komponen otomotif dalam negeri dan daya saing di pasar internasional.
Selain itu, upaya ini mendukung peta jalan implementasi E-Mobility dari Kementerian Perhubungan yang menargetkan 90% elektrifikasi transportasi berbasis bus rapid transit (BRT) pada 2030, dengan lebih dari 45.000 unit bus listrik dioperasikan di 42 kota.
SAG optimis, penerapan TKDN pada bus listrik dapat meningkatkan peluang kerja serta menggerakkan industri kecil di sektor otomotif nasional. “Kami percaya langkah ini dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Andre. Di kutip dari detikjatim.
Sebagai informasi, SAG sebelumnya meluncurkan bus Low Deck 12M pada 2019 yang mulai beroperasi pada 2023 sebagai bagian dari dukungan terhadap program Langit Biru pemerintah. Pada Desember 2024, SAG juga akan mengoperasikan bus High Deck 12M untuk layanan TransJakarta.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah penting dalam pengembangan transportasi publik berbasis listrik, sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif nasional.
Author : Ida Puput Sari.










