Portalarjuna,net. Pasuruan — Puting beliung yang terjadi pada Minggu sore, 19 Januari 2025, menyebabkan kerusakan parah di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.30 WIB.
Angin kencang yang disertai puting beliung merusak puluhan rumah dan fasilitas umum di empat desa: Desa Tambak Lekok, Desa Wates, Desa Semedusari, dan Desa Balunganyar. Di Desa Tambak Lekok, tujuh rumah rusak, termasuk milik Hj. Hofsa dan Khusnan. Di Desa Wates, empat rumah terdampak, sedangkan di Desa Semedusari, sebanyak 12 rumah dan fasilitas lainnya, seperti kandang sapi dan warung, juga rusak. Di Desa Balunganyar, lima rumah mengalami kerusakan sedang.
“Kami sangat kaget dengan kejadian ini. Angin datang begitu cepat dan merusak banyak rumah-rumah warga,” kata Khusnan, salah satu warga Desa Tambak Lekok yang rumahnya rusak.
Selain rumah, fasilitas nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Lekok juga rusak akibat hembusan angin puting beliung. Bencana ini menyebabkan kerugian material yang signifikan bagi warga setempat.
Menanggapi bencana tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan bersama Camat Lekok, Kepala Desa Jatirejo, dan berbagai elemen masyarakat lainnya langsung dikerahkan untuk melakukan assessment dan membantu proses pemulihan. Camat Lekok, Budi Santoso, mengatakan, “Kami sudah menerjunkan tim untuk membantu warga dan memastikan proses pemulihan berjalan cepat.”
Pemerintah Kabupaten Pasuruan, melalui Forum Komunikasi Tagana dan BPBD, berkomitmen untuk memberikan penanganan terbaik bagi warga yang terdampak agar kehidupan mereka segera pulih pasca bencana.
Saat ini, masyarakat dan pemerintah setempat tengah bekerja sama untuk mendata kerusakan dan mempercepat pemulihan kawasan yang terdampak.
Author: Ferdina Amalia Aisyah










