Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Dampak Kerusakan Moral Pada Pendidikan Generasi Alpha

Portalarjuna.net – Generasi Alpha merupakan generasi yang lahir di era kecanggihan teknologi. Tumbuh menjadi sosok yang cenderung Individualis karena terpapar oleh teknologi sejak usia dini. Merasa mudah mengakses informasi secara mandiri dari seluruh dunia.

Hal tersebut bertentangan dengan tata krama moral bangsa Indonesia yang terkenal ramah tamah dan saling gotong royong antar masyarakatnya.Akibatnya, banyak dari generasi sebelumnya menyayangkan efek negatif dari kecanggihan teknologi terhadap generasi Alpha yang dianggap menggerus kultur asli Budaya bangsa Indonesia.

Kondisi itu disebut sebagai dekadensi moral. Ditandai dengan penurunan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, sopan santun, dan empati.

Fenomena ini dilihat dari meningkatnya kasus bullying, kekerasan di sekolah, dan tindakan kriminal yang pelakunya masih tergabung sebagai siswa dalam lembaga pendidikan.

Faktor yang menjadi penyebab utama fenomena ini adalah penggunaan media sosial yang tidak bijak, sehingga dapat merusak nilai moral yang seharusnya mereka miliki.

Selain itu, faktor lain yang menyebabkan adanya dekadensi moral pada generasi Alpha juga datang dari keluarga, lingkungan sosial, dan pendidikan. Kurangnya pengawasan orang tua, pendidikan karakter di sekkolah, serta adanya contoh perilaku negatif dari lingkungan sekitar juga semakin memperkeruh masalah ini.

Dalam era digital, di mana informasi dengan mudah dimanipulasi dan disalahgunakan, pendidikan moral sangat dibutuhkan layaknya benteng pertahanan bagi individu. Anak-anak perlu diajarkan berpikir kritis dalam membedakan informasi yang benar dan salah serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoax).

Pendidikan moral juga mengajarkan pentingnya menjaga privasi dan etika serta bahaya perilaku bullying dalam media sosial maupun dunia nyata.

Maraknya kejadian yang “viral” di media sosial tentang bullying, kekerasan seksual anak, perilaku kurang menyenangkan yang menimpa beberapa anak didik dan tenaga pendidik, menjadikan contoh kongkrit adanya pergeseran moral sebagai akibat “aktualisasi” pengakuan diri sebagai “yang terbaik”.

Oleh karena itu pendidikan moral perlu mendapat penanganan yang serius baik di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Pendidikan moral tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Orang tua perlu menjadi panutan bagi anak-anak mereka dengan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dan norma yang diajarkan.

Masyarakat juga perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak dengan memberikan dukungan dan contoh-contoh yang positif.

Dengan begitu, generasi Alpha dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudi pekerti luhur, serta menjunjung tinggi nilai moral dalam berinteraksi dengan sesama.

Sumber : Radar Bromo

Author : Sabilah Safira Rohmah

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial