Portalarjuna.net, Pasuruan, 15 Januari 2025 – Harga LPG 3kg kembali mengalami kenaikan, dari Rp17.000 menjadi Rp19.000 per tabung. Kenaikan ini memicu berbagai tanggapan, baik dari agen penjual maupun konsumen. Salah satu agen LPG, Hoiron, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini sebenarnya sudah sewajarnya terjadi, mengingat harga LPG 3kg masih tetap sam selama kurang lebih lima tahun.
“Mau bagaimana lagi, modal sudah naik, jadi harga jual juga terpaksa ikut naik,” ujar Hoiron saat ditemui.Dia menambahkan bahwa kenaikan harga ini merupakan langkah yang tidak bisa dihindari untuk menyeimbangkan biaya operasional yang semakin tinggi.
Namun, bagi konsumen seperti Rotikhah, seorang ibu rumah tangga, kenaikan harga LPG memberikan tekanan tambahan pada anggaran rumah tangganya. “Semua harga naik, sayur naik, lauk naik, persediaan rumah tangga naik, dan yang paling parahnya lagi, meskipun semuanya naik, tapi gaji saya masih tetap nggak naik-naik,” keluh Rotikhah.
Kenaikan harga LPG ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terhadap biaya hidup yang semakin tinggi. Banyak konsumen berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah untuk mengurangi dampak kenaikan ini, misalnya dengan memberikan subsidi atau program bantuan khusus untuk keluarga berpenghasilan rendah.
Sementara itu, para pedagang kecil yang bergantung pada LPG 3kg untuk usaha mereka, seperti penjual gorengan dan makanan lainnya, juga mulai merasakan dampaknya. “Kalau harga LPG terus naik, mau nggak mau harga jual makanan juga ikut naik. Tapi nanti pembeli jadi berkurang,” ujar dzikri
Situasi ini menunjukkan bahwa kenaikan harga LPG 3kg tidak hanya menjadi masalah bagi agen penjual, tetapi juga memberikan efek domino pada perekonomian masyarakat. Diharapkan ada solusi yang mampu menyeimbangkan kepentingan semua pihak agar daya beli masyarakat tidak semakin tergerus.
Author : Muhammad Misbahurrozaq










