PortalArjuna.net, Pasuruan, 05 Januari 2025 – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Ngalah menghadirkan suasana kompetisi yang penuh semangat. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperingati haflah akhirussananh ke -36 Pondok Pesantren Ngalah resmi digelar hari ini. Acara yang diikuti oleh Puluhan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur ini menjadi ajang adu kemampuan seni membaca Al-Qur’an yang penuh khidmat dan kompetisi.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri Langsung ketua Penyelenggara Haflah akhirussananh ke -36, Keluarga Ndalem PP. Ngalah, Dewan Juri, serta para Peserta dalam kompetisi tersebut. Dalam sambutannya, ketua Penyelenggara Haflah akhirussananh ke -36 berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Ustadz M. Shofiyulloh, S.Ag menyampaikan harapan agar MTQ ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan antar pesantren di jawa timur.
Tahun ini, peserta terbagi menjadi dua kategori, yaitu internal, yang terdiri dari santri perwakilan setiap asrama di Pondok Pesantren Ngalah, dan eksternal, yang berasal dari berbagai pesantren di Jawa Timur.
Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Se-Jawa Timur, peran dewan juri sangat penting untuk menilai kemampuan para peserta secara objektif dan adil. Salah satu dewan juri, Ust. Shohibul Anwar memberikan pandangannya tentang proses penjurian dalam acara ini.
“Ust. Shohibul Anwar : “Kriteria utama dalam lomba tilawah adalah tajwid, fashahah (kelancaran), irama atau lagu, serta adab ketika membaca Al-Qur’an. Kami juga memperhatikan penghayatan peserta terhadap ayat yang dibaca. Semua poin ini memiliki bobot yang berbeda dalam penilaian setiap juri”
Berbagai kategori dipertandingkan dalam lomba MTQ ini, termasuk tajwid, fashahah (kelancaran), irama atau lagu, serta adab dan cabang lainnya. 4 Peserta terbaik akan mendapatkan uang tunai dan trophy sebagai penghargaan.
Salah satu peserta, Auliya Maulidiyah, mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti MTQ ini. “Ini adalah pengalaman yang sangat berarti bagi saya. Saya berharap dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik asrama saya,” ujarnya.
Setelahnya, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Ngalah mencapai babak final yang mempertemukan enam peserta terbaik dari kategori internal dan eksternal. Babak ini menjadi momen yang dinantikan karena menampilkan para finalis yang telah melewati seleksi ketat pada tahap sebelumnya. Peserta dengan kategori internal akan melaksanakan babak final di rangkaian pra haflah akhirussanah ke 36 sedangkan peserta eksternal bertanding pada hari yang sama. Masing² kategori diambil 4 orang jawara, yakni juara 1, 2, 3, dan harapan 1.
MTQ Se-Jawa Timur ini berlangsung selama sehari dan diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Author : Abel Setyo










