Portalarjuna.net, Pasuruan– Pemkot Surabaya menetapkan sejumlah proyek infrastruktur sebagai prioritas utama tahun 2025, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Proyek penting meliputi pembangunan Jalan Menganti-Wiyung, underpass Bundaran Dolog, saluran diversi Gunungsari, dan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).
Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudradjad, menjelaskan bahwa APBD 2025 sebesar Rp 12,3 triliun akan digunakan untuk belanja wajib seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pemulihan ekonomi masyarakat, serta proyek infrastruktur.
“Kami akan mengutamakan pembiayaan dari APBD dan memanfaatkan opsi alternatif seperti pinjaman daerah dan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” kata Irvan, Minggu (19/1).
Pemkot juga fokus menuntaskan masalah stunting, kemiskinan, dan program gizi. Rencana pembangunan ini akan dituangkan dalam RPJMD 2025–2029 setelah pelantikan kepala daerah baru. “Target kami, proyek strategis bisa dimulai pada tahun 2025 dengan pendanaan yang efektif dan efisien,” ujar Irvan.
Author : Azimmatuz Zahro Laily










