Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Waspada Angin Monsun Asia, Berikut Prakiraan Cuaca 15-20 Januari 2025

Portalarjuna.net, Pasuruan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan akan adanya ancaman cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang yang diperkirakan akan terjadi dari tanggal 15 hingga 20 Januari 2025.

Hal ini disebabkan oleh penguatan Angin Monsun Asia yang membawa serta massa udara lembab serta uap air, ditambah dengan seruakan dingin yang menyertainya.

Dalam penjelasannya pada hari Selasa (14/1/2025), BMKG menyatakan bahwa dalam waktu seminggu ke depan, berbagai daerah di Indonesia, terutama di wilayah barat, masih berpotensi mengalami curah hujan yang cukup signifikan.

Sirkulasi siklonik yang terletak di barat daya Lampung di Samudra Hindia juga berkontribusi terhadap dinamika atmosfer di Indonesia.

Sirkulasi ini menciptakan daerah konfluensi di wilayah tersebut serta membentuk daerah konvergensi yang membentang dari Laut China Selatan hingga Laut Natuna, meliputi wilayah Laut Natuna hingga Selat Karimata.

Daerah konvergensi lainnya diperkirakan akan muncul dari Perairan Nias hingga Perairan utara Aceh, serta dari Semenanjung Malaysia hingga Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, konvergensi juga diprediksi akan terjadi di Jawa Barat hingga Jawa Timur di Laut Jawa, dan dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara. Tidak hanya itu, konvergensi juga akan terbentuk di Laut Flores hingga Maluku bagian selatan dan beberapa wilayah lainnya.

BMKG menambahkan bahwa kondisi kelembaban yang tinggi di lapisan bawah dan atas, ditambah dengan labilitas lokal yang kuat, mendukung pembentukan awan konvektif di berbagai lokasi. Semua fenomena ini menyebabkan terjadinya variasi cuaca di Indonesia dalam seminggu mendatang.

Daerah yang Berpotensi Terkena Hujan Lebat dan Angin Kencang Berikut adalah beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat, petir, dan angin kencang antara 15-20 Januari 2025:

1. Hujan sedang hingga lebat

• Sumatera Barat
• Aceh
• Sumatera Utara
• Jambi
• Kepulauan Bangka Belitung
• Riau
• Kepulauan Riau
• Bengkulu
• Lampung
• Banten
• Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
• Jakarta
• Jawa Barat
• Bali
• Nusa Tenggara Barat (NTB)
• Kalimantan Barat
• Kalimantan Timur
• Kalimantan Utara
• Kalimantan Selatan
• Gorontalo
• Sulawesi Utara
• Sulawesi Barat
• Sulawesi Tengah
• Sulawesi Selatan
• Sulawesi Tenggara
• Maluku Utara
• Maluku
• Papua Barat Daya
• Papua Selatan
• Papua Barat
• Papua Tengah
• Papua Pegunungan
• Papua.

2. Hujan lebat hingga sangat lebat

• Aceh
• Riau
• Kepulauan Riau
• Sumatera Barat
• Sumatera Utara
• Sumatera Selatan
• Kepulauan Bangka Belitung
• Jawa Tengah
• DIY
• Jawa Timur
• Nusa Tenggara Timur(NTT)
• Maluku Utara
• Kalimantan Tengah
• Kalimantan Timur
• Sulawesi Utara
• Sulawesi Barat
• Papua Tengah
• Papua Selatan.

3. Potensi angin kencang

• Aceh
• Riau
• Kepulauan Riau
• Sumatera Selatan
• Sumatera Barat
• Jambi
• Bengkulu
• Kepulauan Bangka Belitung
• Lampung
• Banten
• Jakarta
• Jawa Barat
• Jawa Tengah
• DIY
• Jawa Timur
• Sulawesi Barat
• Sulawesi Selatan
• Bali
• NTB
• NTT
• Maluku
• Gorontalo
• Papua Barat
• Papua Selatan.

BMKG menekankan bahwa curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan tumbangnya pohon. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.

Sumber : Kompas.com

Author : M.Syarifuddin Haqiqi

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial