Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 7 Desember 2025

Senja Hari, Aziz Kertajaya Berbagi Kisah

Portalarjuna.net, Purwosari – Pada senja hari Pak Aziz berbagi kisah perjalanannya sembari melukis pada bidang kanvas di ruang tamu rumahnya. Desa Sengonagung, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur. Senin (10/02/2025)

Dalam pencahayaan terang, di sore hari yang sunyi. Terlihat Bapak Aziz Muslim atau Aziz Kertajaya (47) tengah menikmati menorehkan sapuan demi sapuan cat minyak pada kanvas di ruang tamu rumahnya. Berbagai macam warna beliau bubuhkan di sebidang kanvas putih untuk menciptakan lukisan yang indah. Kala itu, Pak Aziz sedang melukis kumpulan bunga mekar yang cerah nan mempesona. Keahlian beliau dalam memadukan warna gelap terang semakin menonjolkan keindahan bunga – bunga tersebut.

Dalam sesi bincang – bincang ringan dengan beliau. Diketahui bahwa Beliau mulai terjun di dunia pameran lukisan pada tahun 1999 tepatnya di Hotel Satelit Surabaya. Sampai saat ini beliau telah mengikuti berbagai pameran besar mulai dari Ancol (Jakarta), Ubud (Bali), Balik Papan (Kalimantan Timur), dan Ujung Pandang (Sulawesi). “Pertama kali pameran itu di Hotel Satelit Surabaya tahun 99. Pernah di Ancol 3 kali, Di Ubud Bali 2 kali, terus di Balikpapan Kalimantan Timur, sama Ujung Pandang Sulawesi,” jelas Pak Aziz.

Selama kurang lebih 26 tahun beliau menapaki dunia ini, Beliau menerima pesanan lukisan secara pribadi. Ukuran bidang kanvas yang dipesan pun beragam. Menurut beliau, lukisan terbesar yang pernah diterimanya berukuran 3 meter x 1,25 meter. Semua lukisan itu bergenre naturalisasi atau naturalisme. ” Terima pesanan lewat pribadi, kalau online belum pernah. Untuk ukuran macam – macam. Pesanan paling  besar itu ukuran 3 meter kali 1,25 meter. Semuanya naturalisasi alam,” terang Beliau.

Kesabaran dan ketekunan Beliau dapat dilihat dari caranya menggoreskan kuas cat secara bertahap di kanvasnya. Waktu yang dibutuhkan Beliau untuk menyelesaikan tiap lukisan berbeda – beda tergantung jenisnya. “Waktunya beda – beda. Tergantung jenisnya, untuk konsumsi apa pameran. Kalau konsumsi, paling cepat 3 hari selesai. Kalau pameran paling cepat 1 minggu lebih, sekitar 10 hari.” tambahnya.

Dari semua pesanan yang diterima Beliau, pesanan termahal yaitu lukisan kuda yang dibeli oleh pihak Bank Indonesia pada tahun 2016. Sayangnya, Beliau tidak memiliki dokumentasi untuk ditunjukkan sebab dokumentasi tersebut ada di hpnya yang rusak dulu. “Lukisan paling mahal dibeli BI, Bank Indonesia 38 juta. Iya, Lukisan kuda tahun 2016. Terus dibeli Inul Daratista 17 juta, lukisan panen padi. Sebelum BI tahun 2015. Dokumentasi? Ga ada, HIlang semua di hp yang dulu. rusak,” Tutupnya.

 

Author : Mirza Azimah Zulfaaniah

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial