Portalarjuna.net, Pasuruan – Great Wall Motor (GWM) Indonesia menolak ikut dalam tren perang harga mobil listrik asal Tiongkok. Marketing Director GWM, Martina Danuningrat, menegaskan bahwa perusahaan lebih mengutamakan kekuatan produk dibanding strategi potong harga.
“Kami tidak ikut-ikutan potong harga karena itu bukan strategi jangka panjang. Kami percaya pada kekuatan produk dan pembangunan ekosistem,” kata Martina, dikutip dari Kompas Otomotif, Sabtu (29/6/2025).
GWM memasarkan Ora 03 BEV seharga Rp379 juta on the road Jakarta. Selama GIIAS 2025, GWM menawarkan harga promo Rp369 juta. Meski bersaing di pasar EV, perusahaan tetap menjaga harga stabil.
GWM juga akan memulai produksi lokal di Wanaherang, Jawa Barat pada akhir 2025. Mereka menargetkan TKDN 40 persen untuk memenuhi syarat insentif PPN-DTP 10 persen dari pemerintah.
“Kami memilih strategi jangka panjang, bukan sekadar ikut tren. Kami ingin memberi konsumen produk lokal yang berkualitas dan didukung insentif,” ujar Martina.
GWM mengambil jalur berbeda dari merek lain yang memangkas harga secara agresif. Mereka percaya kualitas dan stabilitas bisa membawa kepercayaan pasar.










