Portalarjuna.net, Surabaya – Situasi di sekitar Gedung Negara Grahadi memanas pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025, setelah aksi unjuk rasa berakhir ricuh dan memicu pembakaran di kompleks rumah dinas Gubernur Jawa Timur itu.
Dikutip dari Tempo.co dan Detik.com, awalnya massa hanya menyuarakan tuntutan pembebasan sejumlah rekan mereka yang diamankan aparat. Namun, keadaan tiba-tiba tak terkendali ketika sekelompok orang mulai melempari gedung dengan benda keras hingga memicu api di sisi barat Grahadi, termasuk area press room dan beberapa ruangan lainnya.
Akibatnya, beberapa bagian gedung yang memiliki nilai sejarah tinggi itu mengalami kerusakan parah. Lalu lintas di sekitar Jalan Gubernur Suryo dan Basuki Rahmat pun sempat macet total karena warga dan demonstran memenuhi area tersebut.
Gedung Negara Grahadi yang sudah berdiri sejak awal abad ke-19 ini dikenal sebagai bangunan berarsitektur Indische-Neoklasik dan menjadi salah satu ikon budaya Jawa Timur. Aksi anarkis ini memicu keprihatinan warga karena nilai sejarah yang dimilikinya kini terancam hilang.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembakaran serta menyiapkan pengamanan tambahan di lokasi strategis agar kejadian serupa tidak terulang.
Author: N.badriyah









