Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 2 Mei 2026

Produser Bantah Isu Dana Rp6,7 Miliar dalam Film Animasi Merah Putih: One for All

Portalarjuna.net, Jakarta — Produser film animasi Merah Putih: One for All menegaskan bahwa isu dana Rp6,7 miliar tidak benar. Ia menyebut kabar tersebut merugikan pihak yang terlibat dalam produksi. Senin, (11/8/2025).

Produser Toto Soegriwo menjelaskan bahwa tim mengerjakan film ini secara mandiri, tanpa dukungan dana pemerintah atau sponsor besar. “Kami tidak pernah menerima satu rupiah pun dana dari pemerintah, apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagaimana yang dituduhkan,” kata Toto, dikutip dari ANTARA Bengkulu.

Sutradara sekaligus produser eksekutif, Endiarto, menambahkan bahwa film ini lahir dari semangat gotong royong para kreator. “Budgetnya nggak ada, budgetnya itu spirit… proyek thank you. Kalau ada budget, itu akan dipakai untuk cetak DCP dan poster, bukan ke produksi,” ucap Endiarto, diberitakan Brilio.net.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) hanya memberi masukan kreatif. “Wamen Parekraf Irene Umar hanya memberi saran terkait cerita, karakter, tone visual, hingga trailer. Tidak ada aliran dana dari pemerintah,” tulis Brilio.net.

Seorang pengisi suara (voice actor) yang ikut dalam produksi juga memberikan klarifikasi. Ia menegaskan hanya bertugas mengisi suara, bukan mendesain karakter, meski namanya muncul di kredit sebagai “character designer”. “Saya cuma ngisi suara… nama aku ikutan jelek guys… ditulis sebagai karakter desainer, padahal aku cuma voice aktor,” ujarnya kepada ANTARA Bengkulu.

Meski kontroversi ini ramai di media sosial, tim produksi menekankan bahwa Merah Putih: One for All adalah hasil kolaborasi yang ditujukan untuk perkembangan animasi Indonesia.

Author : Chovivatul Ismi

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial