Portalarjuna.net, Lawang – Setiap pagi, aktivitas di pintu masuk bagian Selatan Pasar Lawang mulai bergerak ketika para pengunjung datang untuk memarkirkan motor mereka. Pak Naip, salah satu petugas parkir, berdiri di garis depan untuk memberikan kartu parkir kepada pengunjung yang baru tiba. Ia memastikan setiap kendaraan tercatat dengan rapi sejak awal.

Bersama rekannya, Pak Andi, ia kemudian mengawasi seluruh area parkir yang terletak di ruang terbuka. Dengan rompi, topi, dan kartu parkir sebagai peralatan standar, keduanya bekerja waspada sepanjang hari. Mereka terus mengamati kendaraan yang keluar dan masuk, mengingat pengalaman pahit ketika kasus pencurian motor pernah terjadi pada tahun 2008.

Di sela kesibukan, keduanya tak jarang berbincang dengan pengunjung pasar. Percakapan ringan menjadi cara mereka menjaga kenyamanan dan membangun kedekatan dengan masyarakat yang setiap hari keluar-masuk area parkir. Bagi sebagian pelanggan, sapaan sederhana itu membuat suasana pasar terasa lebih ramah.

Ketika pengunjung selesai berbelanja, Pak Andi dengan sigap membantu mengeluarkan motor dari area yang sempit. Ia memastikan jalur agar tetap lancar, terlebih saat lahan penuh pada hari Minggu atau masa liburan. Ketelitian itu membantu pengunjung keluar dengan cepat tanpa menghalangi kendaraan lain.

Lahan parkir yang mereka jaga tidaklah luas. Kapasitasnya terbatas, sehingga penataan kendaraan menjadi tantangan tersendiri. Meski begitu, setiap hari mereka berhasil mengatur puluhan hingga ratusan motor agar tertata sejajar dan mudah dikeluarkan. Di ruang kerja inilah keduanya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menghadirkan rasa aman bagi para pengunjung pasar tradisional.

Author : Maghfiratul Laili F.S










