Portalarjuna.net, Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo (Mas Rusdi), menyatakan bahwa pihaknya telah menangani masalah yang menimpa guru SDN Mororejo II, Kecamatan Tosari, yang video keluhannya viral di media sosial. Menurut dia, kasus tersebut ditangani sesuai prosedur kepegawaian.(18/11/2025)
Guru yang bersangkutan, Nur Aini, memilih formasi di sekolah tersebut saat mendaftar sebagai ASN (CPNS). Karena itu, Rusdi berpendapat, ia sudah tahu konsekuensi tugas di tempat yang jauh dari rumahnya di Bangil. “Seharusnya beliau memahami risiko pekerjaannya, termasuk jarak jauh dari rumah,” ujarnya. (radarbromo.jawapos)
Rusdi menegaskan bahwa penempatan Aini bukan keputusan sepihak: “Formasi itu memang dibuka karena sekolah benar-benar kekurangan guru,” kata dia, menekankan bahwa penempatan didasari kebutuhan sekolah.
Ia juga mengungkapkan bahwa Aini kini menghadapi sidang disiplin di Badan Kepegawaian Kabupaten Pasuruan. Menurut evaluasi, kinerjanya menurun: pada 2022 ia memenuhi ekspektasi, tetapi pada 2023 dan 2024 berada di bawah target.
Karena video keluhannya menimbulkan banyak pertanyaan publik, Rusdi memilih memberi klarifikasi secara terbuka agar tidak ada kesalahpahaman. “Saya ingin semua jelas supaya masyarakat tidak salah paham,” katanya. (radarbromo.jawapos)
Ia juga mengundang pengacara Cak Soleh, yang membagikan video tersebut, untuk datang langsung ke Pasuruan dan melihat situasi di lapangan secara langsung.
Author: AZIMMATUZ ZAHRO LAILY










