Portalarjuna.net, Pasuruan – Suparno lahir dari keluarga sederhana di daerah Puntir Pasuruan. Beliau memilki 3 anak yang sudah beranjak dewasa. Walaupun beliau hanya lulusan SD Pak suparno tetap berusaha agar anak-anaknya bisa menikmati Pendidikan yang lebih baik darinya. Istri pak suparno menjadi ibu rumah tangga yang menjadi bagian penting dalam kehidupan pak suparno.
Tidak semua pahlawan memakai seragam resmi Suparno telah bertahun-tahun menjalani profesi sebagai tukang penyebrangan. Ia melihat sendiri bagaimana pertigaan Jalan Raya Puntir menjadi titik rawan. Kendaraan kerap melaju dengan kecepatan tinggi, sementara warga mulai dari pekerja, ibu rumah tangga, hingga anak sekolah sering kesulitan menyeberang.
Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas, latar belakang Suparno menunjukkan bahwa kepedulian tidak harus lahir dari jabatan besar atau fasilitas mewah. Dari tepi jalan raya, ia memberi contoh bahwa kontribusi kecil, jika dilakukan dengan ketulusan, dapat membawa dampak besar bagi keselamatan orang banyak.
Keberadaan Suparno mungkin sering luput dari sorotan publik. Tidak banyak yang tahu bahwa di balik peluit dan gerakan tangan sederhana itu, ia telah mencegah banyak potensi kecelakaan. Warga yang terbantu mungkin hanya menyeberang dalam hitungan detik, namun bagi Suparno, itulah bentuk kontribusi nyata yang bisa ia berikan.
Author: Muhammad Nafi’ Ridho














