Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 2 Mei 2026

LPPM Yudharta Mantapkan Langkah: Kosabangsa di Selok Anyar Berjalan Sukses dan Tepat Sasaran

Portalarjuna.net, Pasuruan — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan menegaskan komitmennya dalam memastikan Program Kosabangsa di Desa Selok Anyar berjalan sesuai target. Pada 18/11/2025, Program pengabdian masyarakat yang menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini kini memasuki tahap implementasi dan menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

Pelaksana Program, Dr. Any Urwatul Wusko, M.AB, memaparkan berbagai capaian kegiatan yang telah dilakukan. Menurutnya, Kosabangsa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi program terstruktur dengan roadmap jelas yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat secara komprehensif.

Sosialisasi: Membangun Pemahaman dan Komitmen Bersama

Tahap awal dimulai dengan sosialisasi intensif yang melibatkan Pemerintah Desa Selok Anyar, Kelompok Tani Mandira, dan Karang Taruna Perwira. Kegiatan ini menjadi fondasi penting untuk menyamakan persepsi tentang tujuan program, manfaat bagi masyarakat, serta komitmen bersama untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya.

Pendekatan partisipatif ini memastikan bahwa program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan lapangan dan relevan dengan kondisi masyarakat desa.

Pelatihan Terpadu: Sinergi Teori dan Praktik

Salah satu keunggulan Kosabangsa adalah desain pelatihan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga langsung dipraktikkan di lapangan. Kegiatan pelatihan dikemas aplikatif dan mendukung pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Pemberdayaan Kelompok Tani Mandira

Pelatihan bagi petani meliputi:

  • pembuatan pupuk organik padat dan cair,
  • penggunaan mesin pencacah bahan organik,
  • pengoperasian fermentor pupuk,
  • serta pelatihan pemeliharaan dan troubleshooting peralatan.

Pelatihan ini diharapkan mendorong kemandirian petani, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta membuka peluang usaha baru berbasis pupuk organik.

Penguatan Kapasitas Karang Taruna Perwira

Karang Taruna mendapatkan pelatihan mitigasi bencana yang mencakup:

  • penggunaan alat kebencanaan,
  • pengoperasian aplikasi mitigasi berbasis android,
  • serta pelatihan perawatan alat mitigasi.

Pembekalan ini penting mengingat Desa Selok Anyar memiliki potensi bencana tertentu dan membutuhkan generasi muda yang siap menjadi garda terdepan dalam sistem peringatan dini.

Monitoring dan Evaluasi: Menjaga Mutu Pelaksanaan

Untuk memastikan program berjalan dengan kualitas terbaik, LPPM Universitas Yudharta menghadirkan proses monitoring dan evaluasi (Monev) berjenjang yang melibatkan pakar dari berbagai institusi.

Tim Pakar yang Terlibat

Monev dilakukan oleh:

  • Prof. Dr. Sukamto, MSI (Universitas Widyagama Malang)
  • Dr. Deny Utomo, MP (Universitas Yudharta Pasuruan)

Keduanya turun langsung ke lapangan untuk melakukan validasi dan memberikan masukan konstruktif. Selain itu, Dr. Agus Muji Santoso dari Universitas Nusantara PGRI Kediri turut memberikan pendampingan secara daring.

Pendekatan kolaboratif antarperguruan tinggi ini menambah dimensi akademik yang kuat dalam pelaksanaan program.

Sinergi Desa dan Mitra: Fondasi Kesuksesan

Kesuksesan program tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Desa Selok Anyar. Sekretaris Desa, Husnan, M.Pd, aktif memberikan dukungan administratif dan koordinatif selama program berlangsung.

Ketua Kelompok Tani Mandira, Ridho’i, serta Ketua Karang Taruna Perwira, Abd. Khafid, juga menunjukkan keterlibatan aktif dan mampu menggerakkan anggota mereka untuk mengikuti kegiatan dengan antusias.

Sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat ini menjadi kunci utama terciptanya ekosistem pemberdayaan yang kuat.

Dampak dan Keberlanjutan Program

Program Kosabangsa dirancang tidak hanya memberikan dampak dalam jangka pendek, tetapi juga menciptakan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
Untuk kelompok tani, pelatihan pupuk organik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
Untuk Karang Taruna, peningkatan kapasitas mitigasi bencana memperkuat resiliensi desa dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Melalui program ini, Universitas Yudharta Pasuruan semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat.

Tentang Program Kosabangsa

Program Kosabangsa merupakan inisiatif pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan yang mengedepankan transfer pengetahuan, teknologi tepat guna, dan pendampingan berkelanjutan. Program ini menjadi contoh nyata sinergi perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan masyarakat hingga ke tingkat desa. Program kosabangsa ini di biayai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemdiktisaintek untuk pelaksanaan Tahun 2025.

Author : Rozil Ghufron 

 

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial