Portalarjuna.net, Pasuruan – Di usia senja, sepasang suami istri asal wilayah Cowek, Prigen, tetap gigih berjualan wortel di pinggir jalan kawasan Watuagung, tepatnya di jalur menuju Taman Safari Prigen. Mereka adalah Ibu Sumini dan suaminya, Bapak Wujud, yang sejak tahun 2019 membuka lapak sederhana dengan payung warna-warni sebagai pelindung dari panas dan hujan.
Setiap hari, keduanya berangkat mulai pukul 08.00 pagi dan pulang setelah seluruh dagangan habis. Meski telah memiliki anak-anak yang semuanya sudah menikah dan sesekali mengirim uang, Ibu Sumini mengaku tetap ingin bekerja untuk memenuhi kebutuhan harian. “Walaupun anak-anak sering membantu, tapi apa salahnya saya tetap berusaha selagi masih sehat,” ujarnya.
Wortel yang dijual di lapak kecil tersebut merupakan hasil mereka beli dari pengepul yang sudah stok wortel kemudian bapak wujud tinggal mengambilnya saja. Namun, pendapatan yang mereka peroleh tidak selalu pasti. Beberapa hari mereka mendapat keuntungan cukup, namun hari lain sepi pembeli karena kondisi jalan yang ramai kendaraan namun jarang yang berhenti.
Kehadiran mereka di jalur Watuagung menjadi potret ketahanan ekonomi kelompok lansia yang tetap berjuang mandiri meski berada pada kondisi marjinal. Di tengah derasnya mobil melintas, lapak sederhana itu terus berdiri sebagai upaya mereka mempertahankan penghidupan, sekaligus menunjukkan bahwa semangat bekerja tidak mengenal usia.
Author : ADITYA KURNIAWAN











