Portalarjuna.net, Pasuruan — Di usia 44 tahun, Cak Slamet membuktikan bahwa semangat mencari nafkah tidak ada batasnya. Meski hidupnya sederhana, ia tetap setia bekerja sebagai tukang bangunan demi memenuhi kebutuhan keluarganya, Selasa (25/11/2025).
Setiap pagi, Cak Slamet sudah siap di lokasi kerja. Tugas utamanya adalah mengecat tembok dan mengelamir dinding, pekerjaan yang menuntut ketelitian. Karena hasil kerjanya rapi, banyak warga percaya dan sering memanggilnya ketika butuh jasa finishing bangunan.
Tidak berhenti sampai di situ, usai pekerjaan utama selesai, Cak Slamet biasanya masih menerima panggilan lain. Ada yang meminta bantuan memperbaiki rumah, ada juga yang butuh dibuatkan bangunan kecil. Kalau ada tawaran borongan kecil, ia juga tidak pernah menolak, asal bisa menambah rezeki.
Perjalanan hidup Cak Slamet sendiri tidak selalu mudah. Ia pernah merantau dengan harapan membangun usaha kecil di bidang pertukangan, tetapi usaha itu belum berhasil seperti yang ia bayangkan. Meski begitu, sebagai pria berusia 44 tahun yang masih berada di masa produktif, ia tidak menyerah dan memilih kembali menekuni pekerjaannya sebagai tukang bangunan yang sudah ia kuasai sejak muda.
Sekarang, meski hidupnya pas-pasan, Cak Slamet tetap dikenal ramah, pekerja keras, dan jarang sekali mengeluh. Di usianya yang masih 44 tahun, ia terus menunjukkan tekad untuk tetap bekerja dan berusaha demi keluarga yang ia cintai.
Author : Muhammad Rafli Septian Nashir










