Portalarjuna.net, Pasuruan – Tim dari Universitas Yudharta Pasuruan sukses melaksanakan program PM BEM BERDAMPAK 2025 di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Program ini mengusung tema “Sinergi Inovasi Teknologi Pangan dan Mitigasi Bencana untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Aminullah, S.Sos., M.AP sebagai ketua tim bersama anggota Any Urwatul Wusko, S.Sos., M.AP dan Dr. Hapsari Titi Palupi, MP, serta melibatkan BEM Universitas Yudharta Pasuruan (Kabinet Merdeka). Program ini didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui pendanaan dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) – PM BEM Berdampak 2025.
Melalui program ini, tim Universitas Yudharta Pasuruan hadir untuk membantu masyarakat Desa Condro mengembangkan teknologi pangan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Kegiatan utamanya meliputi pendampingan penerapan teknologi mitigasi bencana erupsi, pelatihan teknologi diversifikasi olahan pangan berbasis singkong, serta pembuatan kemasan menarik untuk meningkatkan nilai jual produk lokal.
Tidak hanya itu, masyarakat juga dilatih untuk menggunakan berbagai teknologi tepat guna, seperti mesin pengiris otomatis, mesin peniris, mesin cetak mie, mesin penepung, mixer, hingga alat mitigasi erupsi. Teknologi ini diharapkan dapat membantu proses produksi lebih efisien dan menghasilkan produk olahan singkong yang inovatif.
Dari kegiatan ini, muncul beragam hasil nyata, antara lain produk olahan singkong dari kelompok tani (Poktan) dan infografis real-time mitigasi bencana dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Selain itu, tim juga menghasilkan artikel populer di media RRI, poster edukatif, dan video kegiatan yang dapat disaksikan di kanal YouTube Yudharta TV.
Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi teknologi dan semangat gotong royong dapat menjadi kunci untuk mencapai kemandirian pangan dan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa dunia kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wadah untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat yang tangguh dan berdaya!
Author : Rozil Ghufron













