Portalarjuna.net, Pasuruan – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan mengikuti perkuliahan praktisi mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghadirkan Ketua Forum CSR Kabupaten Pasuruan, Mulyono Wibisono, M.Ling, sebagai pemateri, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini digelar untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai praktik CSR yang diterapkan di lingkungan industri dan masyarakat.
Perkuliahan tersebut diselenggarakan oleh dosen pengampu mata kuliah CSR, Siti Muyasaroh, S.Sos., M.I.Kom, sebagai bagian dari upaya penguatan pembelajaran berbasis praktik. Melalui perkuliahan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari CSR secara teoritis, tetapi juga diajak memahami realitas lapangan serta tantangan komunikasi yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.
Dalam pemaparannya, Mulyono Wibisono yang juga menjabat sebagai Stakeholder Relation Supervisor PT Tirta Investama Pandaan menyampaikan bahwa program CSR tidak bisa dilepaskan dari peran masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan partisipatif agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar.
“CSR seharusnya lahir dari kondisi nyata masyarakat. Jika komunikasi dibangun dengan baik, perusahaan dan masyarakat bisa menjalin hubungan yang saling menguatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Selain itu, ia menjelaskan fungsi Forum CSR Kabupaten Pasuruan sebagai wadah koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui forum tersebut, berbagai program CSR dapat diselaraskan agar pelaksanaannya lebih terarah dan memiliki dampak yang berkelanjutan.
Mulyono juga menyoroti persoalan kepercayaan publik sebagai salah satu tantangan terbesar dalam pelaksanaan CSR. Menurutnya, kepercayaan tidak muncul secara cepat, melainkan tumbuh melalui konsistensi perusahaan dalam menjaga komitmen sosial serta keterbukaan informasi kepada publik.
Suasana perkuliahan berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar strategi komunikasi perusahaan dalam menyampaikan program CSR, termasuk bagaimana menyikapi perbedaan kepentingan antara pihak industri dan masyarakat sekitar.
Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi, Dimas Eko Prasetiyo, mengaku perkuliahan praktisi tersebut memberikan gambaran yang lebih nyata.
“Materi yang disampaikan membuat kami memahami bagaimana CSR dijalankan di lapangan, tidak hanya sebatas teori di kelas,” ujarnya.
Mahasiswa lainnya juga menilai bahwa kegiatan tersebut menunjukkan hubungan erat antara CSR dan ilmu komunikasi.
“Keberhasilan CSR ternyata sangat bergantung pada cara perusahaan membangun komunikasi dan relasi sosial dengan masyarakat,” katanya.
Melalui perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memandang CSR sebagai bagian penting dari strategi komunikasi yang berorientasi pada keberlanjutan dan kepentingan publik. Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama, dan tanya jawab, memberikan giveaway kepada mahasiswa ilmu komunikasi untuk memotivasi seluruh mahasiswa ilmu komunikasi agar terinspirasi, menjadi pelaksana CSR yang baik
Author: Achmad Albazi













