Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 2 Mei 2026

Di Balik Keseruan Pengunjung: Kisah Pak Rudi, Lifeguard Senior Saygon Waterpark yang Menjaga Ratusan Nyawa

Portalarjuan.net, Pasuruan-Matahari pagi menyapa lembut permukaan kolam ombak di Saygon Waterpark, sementara suara riang anak-anak mulai memenuhi kawasan wisata air terbesar di Kabupaten Pasuruan itu. Di balik keriuhan tersebut, seorang pria berkaos merah tampak berdiri tegap di pinggir kolam, memperhatikan setiap gerak pengunjung dengan perhatian penuh. Dialah Rudi Hartono (45), lifeguard senior yang telah bekerja sejak Saygon Waterpark pertama kali berdiri.
Bagi banyak pengunjung, Pak Rudi mungkin hanya terlihat seperti petugas biasa. Namun di balik peluit kecil yang menggantung di lehernya, tersimpan cerita pengabdian panjang untuk menjaga keselamatan ribuan wisatawan setiap tahunnya.
“Saya sudah 12 tahun berdiri di sini. Tempat ini seperti rumah kedua,” ujar Pak Rudi sambil tersenyum ramah. Keramahannya inilah yang membuat banyak wisatawan merasa aman ketika menikmati wahana-wahana air.
Pagi itu, Pak Rudi membagikan cerita tentang rutinitasnya. Sebelum pengunjung masuk, ia dan tim terlebih dahulu mengecek kejernihan air, memeriksa alat keselamatan, hingga meninjau kembali prosedur evakuasi. “Di air, hitungan detik itu penting. Tugas kami bukan hanya meniup peluit, tapi memastikan semua orang bisa pulang dengan kenangan baik,” jelasnya.
Ia bercerita, selama bertahun-tahun bekerja, ia pernah menghadapi berbagai situasi darurat. Salah satu yang paling membekas adalah ketika ia menyelamatkan seorang anak berusia tujuh tahun yang hampir terseret ombak buatan. “Ibunya panik, saya juga deg-degan. Tapi alhamdulillah bisa tertangani cepat,” kenangnya. Bagi Pak Rudi, momen-momen seperti itu mengajarkan bahwa keamanan adalah prioritas utama
Di sudut lain kolam, seorang pengunjung bernama Dewi Santika (32), mengaku merasa nyaman berwisata di Saygon karena kehadiran petugas-petugas seperti Pak Rudi. “Saya bawa anak dua, jadi butuh tempat yang aman. Petugasnya ramah, sigap, dan selalu mengingatkan kami untuk berhati-hati,” ujarnya sembari memantau kedua anaknya bermain perosotan.
Tak hanya menjaga keamanan, Pak Rudi dan rekan-rekannya juga menjaga kebersihan dan keteraturan wilayah kolam. Sesekali ia terlihat memungut sampah kecil yang hanyut atau mengingatkan pengunjung agar tidak berlari di area licin. “Kebersihan ini tugas bersama. Tempatnya bersih, pengunjungnya juga betah,” tambahnya.
Siang menjelang, kawasan Saygon semakin ramai. Hembusan angin sejuk dari pepohonan sekitar memberikan suasana damai, membuat banyak keluarga memilih duduk di gazebo sambil menikmati panorama wahana air. Suasana sejuk, indah, dan tertib itulah yang menjadi daya tarik Saygon Waterpark, terutama bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama.
Pak Rudi sendiri memiliki alasan khusus mengapa ia masih setia bekerja hingga hari ini. “Setiap hari saya lihat anak-anak tertawa, keluarga berkumpul, orang-orang melepas penat. Rasanya ikut bahagia. Seperti punya peran kecil menciptakan kenangan untuk mereka,” tuturnya haru.
Menjelang sore, ketika cahaya matahari mulai perlahan menyentuh permukaan kolam dengan warna keemasan, Pak Rudi kembali meniup peluit, memberi tanda pergantian shift. Para pengunjung masih menikmati momen terakhir mereka sebelum pulang. Namun bagi Pak Rudi, pekerjaannya tidak sekadar selesai – ia menyimpan harapan agar Saygon Waterpark terus menjadi tempat wisata yang aman, bersih, dan penuh kenangan.
“Semoga yang datang ke sini nggak cuma senang, tapi juga merasa dihargai dan dijaga,” kata Pak Rudi menutup percakapan.
Kisah Pak Rudi adalah gambaran nyata bahwa sebuah destinasi wisata bukan hanya soal wahana dan fasilitas, tetapi juga tentang manusia-manusia di balik layar yang bekerja dengan hati. Lewat dedikasi dan keramahannya, ia menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan, meninggalkan kesan baik yang akan terus diingat.

Author : Muhammad Yoga Tri Saputra

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial